Dharma-Negara Unggul Menonjol di Pilkada Kota Denpasar

Wandi Yusuf    •    Rabu, 09 Dec 2015 14:50 WIB
pilkada serentak
Dharma-Negara Unggul Menonjol di Pilkada Kota Denpasar
Ilustrasi/Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Jakarta: Pasangan nomor urut satu IB Rai Dharmawijaya Mantra - I Gusti Ngurah Jayanegara (Dharma-Negara) unggul besar berdasarkan hitung cepat yang dilakukan Media Research Center (MRC) Metro TV.

Pasangan yang diusung PDIP dan Partai NasDem ini unggul 79,86 persen saat posisi data yang masuk sebanyak 88 persen. Pasangan nomor urut dua Ketut Resmiasa - IB Batu Agung Antara (Resmi-Agung) meraih perolehan suara 6,39 persen. Pasangan ini diusung Partai Gerindra dan Hanura.

Sedangkan pasangan nomor urut tiga yang diusung Partai Demokrat dan PKS, I Made Arjaya - AA Ayu Rai Sunasri (Arjaya-Soerya), meraih suara sementara 13,75 persen.

"Berdasarkan pantauan dari para relawan kami di lima daerah pemilihan di Kota Denpasar, pasangan Dharma-Negara unggul besar," kata konsultan MRC Metro TV, Irwasyah, saat berbincang dengan Metro TV, Rabu (9/12/2015).

MRC melakukan metode hitung cepat dengan menyebarkan 200 relawan yang tersebar di TPS-TPS Kota Denpasar. Saat mengirim data, mereka mengirim kode dengan menggunakan pesan singkat salah satu provider. "Margin of error dari hitung cepat ini adalah satu persen," kata dia.

Direktur Komunikasi Indonesia Indicator (I2), Rustika Herlambang, tak kaget dengan menjulangnya suara pasangan Dharma-Negara. "Kami sudah memantau pasangna ini sejak Mei hingga Desember. Dan tiga bulan terakhir pasangna ini sangat menguasai pemberitaan media," kata dia.

Indonesia Indicator adalah lembaga riset berbasis perangkat lunak artificial intelligence (AI) untuk menganalisis fenomena politik, ekonomi, dan sosial di Indonesia dengan melakukan monitoring secara real time atas media online, sosial media, forum diskusi, dan televisi. Ada sebanyak 337 media online yang dipantau lembaga riset ini.


(UWA)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

5 days Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA