Satu TPS di Depok Digeser karena Ada yang Meninggal

Yogi Bayu Aji    •    Rabu, 09 Dec 2015 15:33 WIB
pilkada serentak
Satu TPS di Depok Digeser karena Ada yang Meninggal
Ketua KPU Kota Depok Titik Nurhayati. Foto: MTVN/Yogi Bayu Aji

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua KPU Kota Depok Titik Nurhayati mengklaim pilkada di daerahnya berjalan lancar. Hanya ada satu tempat pemungutan suara terpaksa digeser lantaran seorang warga meninggal.

"Di TPS 20 Suka Maju, salah seorang KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) anaknya meninggal," kata Titik di kantor KPU Depok, Jalan Raya Kartini, Depok, Jawa Barat, Rabu (9/12/2015).

Menurut dia, rumah duka berada di dekat TPS 20. Alhasil, TPS dipindahkan agar tak menggangu keluarga yang sedang berduka. "Sehingga pencoblosan masih bisa dilangsungkan," jelas dia.

Titik mendapat laporan sejauh ini pelaksanaan pilkada di Kota Depok tanpa kendala serius. Ia menilai antusiasme warga untuk memberikan suara cukup tinggi. Ia berharap, paling tidak 60 persen pemilih menyalurkan suara.

Daftar pemilih tetap di Kota Depok ada 1.222.092. Pilkada Kota Depok diikuti dua pasangan calon, yakni Dimas Oky Nugroho-Babai Suhaimi dan Mohammad Idris-Pradi Supriatna.

Dimas-Babai, nomor urut satu, didukung PDI Perjuangan, Partai Golkar, PAN, PKB, dan Partai NasDem. Sementara, Idris-Pradi, nomor urut dua, didukung PKS, Partai Gerindra, dan Partai Demokrat.


(TRK)