Politik Uang Meningkat, Partisipasi Masyarakat di Pilkada pun Tinggi

Antara    •    Rabu, 09 Dec 2015 16:11 WIB
pilkada serentak
Politik Uang Meningkat, Partisipasi Masyarakat di Pilkada pun Tinggi
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo. (MI/Panca Syurkani)

Metrotvnews.com, Semarang: Tingkat partisipasi masyarakat dalam pemilihan kepala daerah 2015 tergolong tinggi. Namun, peningkatan itu juga dibarengi bertambahnya praktik politik uang alias money politic.

Fakta itu disampaikan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, ketika meninjau Pilkada Semarang, di TPS 10 Perguruan Taman Siswa Mlatiharjo, Semarang, Jawa Tengah, Rabu 9 Desember.
 
"Yang menggembirakan, dari laporan yang ada, tingkat partisipasi pemilih tinggi di seluruh Indonesia. Di Semarang di atas 70 persen," ujar Tjahjo seperti dilansir Antara.

Namun demikian, Tjahjo mengatakan seiring meningkatnya partisipasi pemilih, praktik politik uang diperkirakan juga semakin banyak. Berdasarkan laporan yang ia terima, ada praktik politik uang ditemukan di tiga wilayah pilkada Semarang.

"Di Semarang partisipasi tinggi tapi money politic tinggi juga. Berdasarkan laporan, ada tiga wilayah yang ditemukan melakukan money politic," ujar Tjahjo tanpa mau membeberkan data pasti.

Menurut Tjahjo, nantinya temuan kecurangan akan dievaluasi apakah lebih banyak dari lima tahun sebelumnya. Temuan kecurangan politik uang, menurut dia, juga harus menjadi acuan aturan perundang-undangan ke depan.

Pilkada Semarang diikuti tiga pasangan calon yakni Soemarmo-Zuber Safawi, Hendrar Prihadi-Hevearita Gunaryanti Rahayu, dan Sigit Ibnugroho Sarasprono-Agus Sutyoso.


(SAN)

Fredrich Menduga Majelis Hakim tak Adil

Fredrich Menduga Majelis Hakim tak Adil

9 hours Ago

Fredrich menyesalkan sikap JPU KPK yang dinilai sengaja tidak mau menghadirkan sejumlah saksi k…

BERITA LAINNYA