Ferry Paulus Calon Tunggal Ketua Umum Persija 2015 -- 2019

Alfa Mandalika    •    Rabu, 09 Dec 2015 16:40 WIB
liga indonesia
Ferry Paulus Calon Tunggal Ketua Umum Persija 2015 -- 2019
Ferry Paulus. (Tengah). (Foto: MI/Rommy Pujianto)

Metrotvnews.com, Jakarta: Komite Pemilihan Ketua Umum Persija Jakarta periode 2015 – 2019 sudah menetapkan Ferry Paulus sebagai calon tunggal Calon Ketua Umum (Caketum) Persija. Ferry sudah melewati tahapan dari bakal calon hingga wawancara bagi calon Ketum pada Senin 8 Desember.

“Bakal calon, Ferry Paulus telah melalui tahapan ini sehingga lolos menjadi satu-satunya  calon ketua umum Persija periode 2015 – 2019. Ferry sudah menjalani sesi tersebut selam 2,5 jam dan telah menandatangani pakta integritas dan program kerja ‘Basic Print Persija, Spirit To Basic’,” demikian pernyataan tertulis yang diterima Metrotvnews.com, Rabu (9/12/2015).

Agenda selanjutnya, pemilihan Ketua Umum akan dilaksanakan pada Sabtu 12 Desember dalam Rapat Umum Anggota (RUA) Persija 2015.

Sebelumnya, ada dua nama yang bersaing memperebutkan kursi nomor satu di Persija. Mereka ialah Ferry Paulus dan Dede Sulaiman. Bahkan, mereka sudah mengembalikan formulir masing-masing dengan tiper yang berbeda. Ferry melalui formulir A1 dan Dede B1. Akan tetapi, dari formulir yang dikembalikan, Ferry berhasil mengamankan mayoritas dukungan dari internal klub. Oleh karena itu, Dede batal melaju sebagai Caketum Persija.

Selain dua nama di atas, ada juga tiga nama yang sempat disebut-sebut maju sebagai caketum Persija. Mereka ialah Effendi Ghazali, Harvick Hasnul Qolbi, dan Kusheri Hafsari. Namun, ketiga nama itu tidak mengembalikan formulir sampai batas waktu yang sudah ditentukan.

Menjadi caketum Persija memang harus menyiapkan diri dengan sebaik-baiknya. Pasalnya syarat menjadi caketum Macan Kemayoran tidak mudah. Sedikitnya ada 11 persyaratan yang harus dipenuhi oleh Caketum. Berikut adalah 11 persyaratan untuk Caketum Persija periode 2015 – 2019:

1. Warga Negara Indonesia, memiliki kartu identitas (KTP/SIM/dsm) dan menetap di Indonesia.
2. Tidak terlibat dalam kepengurusan klub profesional di Indonesia seperti Liga Super dan Divisi Utama sejak mendaftar sebagai calon ketua umum, kecuali di Kepengurusan Klub Persija.
3. Menyertakan CV yang menyatakan 3 (tiga) tahun aktif di sepakbola.
4. Menyertakan surat pernyataan tidak pernah dihukum melakukan tindak pidana (SKKB)/(SKCK).
5. Didukung minimal oleh 5 (lima) klub perkumpulan anggota Persija yang mengikuti kompetisi Persija periode terakhir.
6. Mengisi formulir pencalonan dan menandatangani komitmen pakta integritas, "Basic Print Persija, Spirit To Basic".
7. Melaksanakan putaran kompetisi internal Persija selama periode kepengurusan.
8. Menangani kebijakan keikutsertaan Tim Persija dalam kompetisi profesional dan turnamen yang ditetapkan oleh PSSI/AFC/FIFA dan kompetisi/turnamen yang diselenggarakan secara independen selama periode kepengurusan 2015-2019.
9. Mematuhi dan mentaati Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Persija.
10. Menjalankan amanah Program Kerja Persija sesuai hasil keputusan Rapat Umum Anggota, di antaranya berupa program "Basic Print Persija, Spirit To Basic".
11. Menyiapkan biaya kegiatan operasional Persija.




(FIT)

Hakim Tegur Irvanto

Hakim Tegur Irvanto

20 hours Ago

Hakim Yanto menyebut, Irvanto memang berhak membantah keterangan para saksi. Namun demikian, Ir…

BERITA LAINNYA