Rasiyo: Ada Lembaga Formal yang Umumkan Kemenangan

   •    Rabu, 09 Dec 2015 17:15 WIB
pilkada serentak
Rasiyo: Ada Lembaga Formal yang Umumkan Kemenangan
Pasangan calon Wali Kota Surabaya Rasiyo-Lucy Kurniasari. (Metrotvnews.com/Amaluddin)

Metrotvnews.com, Surabaya: Hitung cepat perolehan suara Pemilihan Wali Kota Surabaya, Jawa Timur, telah selesai. Malah, pasangan nomor urut 2 Tri Rismaharini-Whisnu Sakti Buana yang mendapat 85,63 persen telah mendeklarasikan kemenangan.

Dalam hitung cepat yang dilakukan Indo Barometer dan Metro TV itu, pasangan calon nomor urut 1 Rasiyo-Lucy Kurniasari mendapat 14,37 persen.

Mendapati hasil tersebut, Rasiyo tidak terlalu mengambil pusing. Dia beranggapan, kemenangan dari hitung cepat bukanlah proyeksi kemenangan. 

"Itu kan kemenangan, bukan real count. KPU sedang bekerja. KPU akan mengumumkan. Itu pun kalau tidak ada gugatan dari pasangan lawan," ujar Rasiyo saat diwawancarai Metro TV, Rabu (9/12/2015).

Rasiyo justru menyebut banyak pelanggaran dalam Pilkada Surabaya. Dia memberikan beberapa contoh kasus. Salah satunya, soal pemberian surat undangan.

Menurutnya, surat undangan diberikan beberapa saat jelang pelaksanaan pencoblosan. Malah, dia menuding ada warga yang tak mendapat surat undangan pencoblosan.

"Ada salah satu warga sudah lama pindah ke Jakarta, tapi mendapat undangan untuk mencoblos. Malah warga Surabaya tidak dapat (undangan)," turut Rasiyo.

Karena itu, Rasiyo yang didampingi Lucy saat wawancara, mengaku tidak berani mengklaim kemenangan. "Karena ada lembaga formal yang berhak menentukan. Jadi pengumumannya formal pula," tutur dia.

Sementara itu, Lucy juga menyampaikan adanya dugaan pelanggaran. Dia mengklaim dapat laporan dari relawan di tingkat TPS. "Laporan dari TPS dan relawan akan kami dalami, bila ada bukti kuat akan ditindaklanjuti ke ranah hukum," kata dia.


(SAN)