Pilkada Serentak Jadi Perhatian Media Asing

Fajar Nugraha    •    Rabu, 09 Dec 2015 18:27 WIB
pilkada serentak
Pilkada Serentak Jadi Perhatian Media Asing
Proses penghitungan suara pilkada serentak di Tangsel (Foto: Antara)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pelaksanaan pilkada serentak hari ini, Rabu (9/12/2015), menjadi perhatian media dunia. Sebagian besar dari mereka menyebut pilkada ini sebagai upaya penguatan demokrasi Indonesia.

Media Jerman, DW, menyoroti hampir setengah dari wilayah Indonesia yang akan memilih pemimpin daerah mereka. "Ini adalah pilkada serentak pertama yang dilakukan untuk memperkuat demokrasi di Indonesia, setelah lengsernya Soeharto," sebut DW, Rabu (9/12/2015).

DW juga menyertakan ucapan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang mengharapkan pilkada ini akan berjalan lancar dan damai. JK turut mengharapkan bahwa jalannya pilkada ini akan memperlihatkan demokrasi Indonesia yang berjalan baik.

Sementara The Wall Street Journal yang memaparkan pilkada ini melalui pengamat Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Philips vermonte, pilkada bisa menjadi ukuran kinerja dari kepemimpinan nasional.

Selain itu, pengamat ekonomi dari Barclays PLC Singapura Wai Ho Leong menyebutkan, pemenang dari pilkada dapat membantu Presiden Joko Widodo untuk mengubah perekonomian Indonesia. Hasil pilkada bisa mendorong fokus perekonomian di daerah tertinggal menjadi lebih berkembang.

"Sistem desentralisasi memungkinan sepertiga anggaran ke daerah, hak mengeluarkan hak guna tanah dan mengendalikan aturan ketenagakerjaan di daerah," ucap Wai Ho Leong, kepada Channel News Asia.

"Tetapi semua tergantung dari pribadi dari sosok yang terpilih. Dia bisa membantu atau malah pada akhirnya justru menghambat reformasi," tuturnya.

Sementara AFP tidak melupakan adanya dugaan kecurangan dalam pilkada serentak kali ini. Adapun hasil keseluruhan baru akan diumumkan beberapa hari ke depan.
 


(FJR)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

1 week Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA