MKD Enggan Tanggapi Tantangan Luhut Pandjaitan

Al Abrar    •    Kamis, 10 Dec 2015 11:56 WIB
pencatut nama presiden
MKD Enggan Tanggapi Tantangan Luhut Pandjaitan
Menkopolhukam Luhut Binsar Pandjaitan,--Foto: Antara/Sigid Kurniawan

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan menantang Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD). Luhut meminta MKD mengundang dirinya untuk diperiksa. Luhut berjanji akan menjelaskan tak pernah terlibat dalam perpanjangan kontrak PT Freeport Indonesia.

Anggota MKD, A. Bakri, enggan mengomentari tantangan Luhut. "Sekarang enggak bisa gitu. Kita juga mempelajari hasil orang-orang yang sudah kita minta keterangan. Apakah perlu atau tidak Pak Luhut dipanggil. Kalau enggak perlu ngapain ngabisin waktu," kata Bakri, Kamis (10/12/2015).

Bakri menegaskan, MKD masih terus mempelajari keterangan tiga saksi kunci yang berada dalam rekaman. Yaitu Ketua DPR Setya Novanto, Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin, dan pengusaha minyak Riza Chalid, serta pengadu Menteri ESDM Sudirman Said.

"Masih banyak yang perlu kita pikirkan yan lain," imbuh Bakri.

Luhut menantang MKD mengundang dirinya. Luhut akan menjelaskan dirinya tak pernah terlibat dalam masalah saham PT Freeport Indonesia.

"Saya sudah minta supaya saya diundang. Saya mau menjelaskan juga bahwa saya tidak pernah terlibat dalam masalah itu," kata Luhut, di Istana Bogor, Bogor, Jawa Barat, Selasa 8 Desember 2015.

Luhut mengatakan, kajian yang diberikan pemerintah kepada Presiden Jokowi memutuskan tidak melakukan perpanjangan kontrak karya PT Freeport Indonesia sebelum jatuh tempo. Pembicaraan perpanjangan kontrak baru bisa dilakukan 2019.

Luhut mengaku sikap itu disampaikan secara tertulis. Bahkan, Luhut juga telah memaparkan langsung sikap ini kepada Presiden sebanyak dua kali.

"Itu sikap kami. Jadi tidak ada polemik mengenai itu, jelas posisinya," tegas dia.

Dalam rekaman pembicaraan antara Ketua DPR Setya Novanto, pengusaha Riza Chalid, dan Direktur Utama PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin yang diperdengarkan di MKD, nama Luhut disebut sebanyak 66 kali. Diduga, Luhut terlibat dalam pencatutan nama dalam perpanjangan kontrak karya perusahaan milik Amerika Serikat itu.


(MBM)

Miryam: Sejak Awal Saya Kecewa

Miryam: Sejak Awal Saya Kecewa

2 hours Ago

Miryam mengaku mendapat tekanan selama menjalani pemeriksaan di KPK dan menyesalkan sikap jaksa…

BERITA LAINNYA