Ray Rangkuti Senang Novanto Laporkan Sudirman

M Rodhi Aulia    •    Kamis, 10 Dec 2015 12:40 WIB
pencatut nama presiden
Ray Rangkuti Senang Novanto Laporkan Sudirman
Setya usai diperiksa di MKD-----MI/Susanto

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua DPR Setya Novanto melaporkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said ke Bareskrim Polri, Selasa malam, 8 Desember. Novanto berdalih sakit hati dengan sikap Sudirman.

Langkah Novano mendapat apresiasi dari Direktur Eksekutif Lingkar Madani Ray Rangkuti. Ray senang dengan langkah Novanto, meski langkah Ketua DPR itu penuh dengan sikap ambigu. Sebab, Novanto sudah mendapatkan kesempatan mengklarifikasi tuduhan Sudirman Said dalam sidang Mahkamah Kehormatan Dewan.

"Tapi faktanya, ia tidak lakukan (klarifikasi)," kata Ray kepada Metrotvnews.com, Kamis (10/12/2015).

Alih-alih mengklarifikasi, Novanto malah membuat sesama anggota MKD berjibaku untuk menentukan sidang tertutup atau terbuka. Hal itu jelas aneh. Sebab, Novanto yang merasa terzalimi tak menggunakan forum sidang terbuka buat mengklarifikasi tudingan Sudirman.

"Ini ambigu," tukas dia.

Ray mengacungi jempol dengan sikap Novanto. Sebab, laporan dari politikus Golkar ini dapat memperbanyak pintu buat mengetahui kasus Novanto yang sebenarnya. Meski begitu, Ray pesemistis. Jika Novanto berhasil membuat sidang MKD tertutup, hal tersebut tak bisa terjadi di Polri.

"Karena, polisi akan bertanya, apa bukti Novanto sehingga menganggap nama baiknya dicemarkan," ujar dia.

Firman Wijaya, kuasa hukum Novanto membawa bukti untuk menjerat Sudirman. Firman belum mau bicara soal laporan ini.

Laporan Novanto ke Bareskrim diduga masih terkait tudingan ia meminta saham ke PT Freeport Indonesia dengan mencatut jabatan Joko Widodo dan Jusuf Kalla. Sudirman Said melaporkan dugaan itu ke Mahkamah Kehormatan Dewan.

Sudirman mengaku mengetahui Novanto meminta saham dari Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin. Laporan Sudirman ke MKD disertai transkrip dan rekaman pembicaraan Novanto saat bertemu Maroef.

MKD sudah memeriksa Sudirman sebagai pelapor, Maroef sebagai saksi, dan Novanto sebagai pelapor. Di persidangan MKD, Novanto membantah semua tudingan Sudirman dan Maroef.

Diam-diam, Kejaksaan Agung juga mengusut kemungkinan adanya tindak pidana dalam percakapan Novanto dan Maroef. Penyidik Kejaksaan sudah memeriksa Sudirman dan Maroef.


(TII)

Opsi: Setnov Bicaralah! (4)

Opsi: Setnov Bicaralah! (4)

14 minutes Ago

Peradilan Setya Novanto ibarat drama hukum. Persidangan sempat diwarnai aksi bisu Setnov. Duduk…

BERITA LAINNYA