Hari Antikorupsi Internasional 2015

Ribuan Kain Perca Integritas Dibentangkan di Kota Bandung

Roni Kurniawan    •    Kamis, 10 Dec 2015 13:49 WIB
hari antikorupsi internasional
Ribuan Kain Perca Integritas Dibentangkan di Kota Bandung
Foto: Ribuan orang dari seluruh Indonesia membentangkan Kain Perca Integritas dalam peringatan Hari Antikorupsi Internasional 2015 di Alun-alun Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis 10 Desember 2015/Ant_Agus Bebeng

Metrotvnews.com, Bandung: Sebanyak 20 ribu orang dari 22 kota di seluruh Indonesia membentangkan kain perca integritas dalam peringatan Hari Antikorupsi Internasional 2015, di Alun-alun Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis 10 Desember. Aksi membentangkan kain sepanjang 35x42 meter ini merupakan puncak Festival Antikorupsi 2015 yang akan digelar selama dua hari.

Festival Antikorupsi 2015 ini mengambil tema 'Berbagi Peran Membangun Negeri, Berbagi Peran Berantas Korupsi'. Ikrar yang ditandai dengan cap telapak tangan ini merupakan simbol komitmen warga dalam menegakkan mental dan menjaga perilaku agar terhindar dari korupsi. Selain cap telapak tangan, warga pun mencurahkan pesan-pesan antikorupsi dalam kain itu.
 
"Sebanyak 20 ribu warga dari 22 kota di seluruh Indonesia termasuk Kota Bandung melakukan aksi perca integritas. Nanti kain perca ini akan kita simpan di dua tempat untuk dipamerkan kepada warga," kata Aryani Murcahyani, Koordinator Perca Integritas Antikorupsi, di Alun-alun Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (10/12/2015).
(Foto: Ribuan orang dari seluruh Indonesia membentangkan Kain Perca Integritas dalam peringatan Hari Antikorupsi Internasional 2015 di Alun-alun Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis 10 Desember/MTVN_Roni Kurniawan)


Menurutnya, kain perca yang terbagi dalam 10 baris itu akan dipamerkan di Gedung Perpustakaan Alun-alun Kota Bandung serta di Gedung Migas, Jalan Braga, Bandung. Selain melalui kain perca, pesan anti korupsi tersebut pun dituangkan melalui media lainnya yakni kertas, t-shirt bahkan terdapat di bagian dalam wajan atau katel dengan tulisan 'Prung! Abdi Moal Korupsi' yang artinya 'Ayo! Saya Tidak Akan Korupsi'.

"Wajan merupakan simbol dimana kita bermuara semua di dapur. Karena disana tempat ibu untuk mengolah makanan dengan penuh doa dengan harapan bahwa anak cucunya akan menjadi putera bangsa terbaik. Maka hadirlan gerakan ibu antikorupsi," paparnya.
 
Sebelumnya, ratusan relawan membentangkan kain perca integritas di Taman Alun-alun Kota Bandung usai Slank membacakan Deklarasi Hari Anti Korupsi Internasional di Sasana Budaya Ganesa (Sabuga), Jalan Taman Sari, Kota Bandung pada 10 Desember pukul 10.00 WIB.
 
Acara deklarasi itu pun dihadiri oleh beberapa menteri salah satunya Menteri Koordinator Politik Hukum dan Ham serta Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan dan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil serta beberapa pejabat daerah lainnya.



(TTD)