Jakarta Butuh Revolusi Trayek Angkutan Umum

Intan fauzi    •    Kamis, 10 Dec 2015 18:50 WIB
angkutan umum
Jakarta Butuh Revolusi Trayek Angkutan Umum
Manajemen operasional Kopaja dan Angkutan Perbatasan Terintegrasi Bus Transjakarta (APTB) terintegrasi dengan bus Transjakarta. (Foto:MI/Immanuel)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dinilai harus melakukan revolusi trayek angkutan umum di Ibu Kota. Trayek yang ada saat ini perlu disesuaikan dengan pembangunan yang pesat.
 
Ketua Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) Ellen Tangkudung mengatakan, trayek angkutan umum perlu diatur kembali. Sebab, seiring pembangunan, kebutuhan transportasi terus berubah. Selain itu, tak seharusnya bus kecil dan sedang memasuki jalan protokol.
 
"Di Jakarta tidak semua ruas jalan besar. Sekarang kacau, mikrolet dimana-mana. Itu harus ditata dan itu tugas Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI yang mengeluarkan izin trayek," kata Ellen di Kantor DTKJ, Jalan Suryopranoto, Jakarta Pusat, Kamis (10/12/2015).
 
Ellen meminta Dishubtrans mengubah bentuk izin trayek dengan sistem yang konkret dan rinci. "Izin trayek jangan dikeluarkan dengan surat, tetapi dengan sistem. Jadi, kalau ada masalah bisa dialihkan, dipotong (trayeknya). Mengelola kendaraan umum sesuai dengan demand (kebutuhan)," kata Ellen.

Menurut Ellen, revitalisasi angkutan umum Jakarta belum sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Selain itu revitalisasinya lambat. "Kalau ada Rusun baru, berarti ada demand baru. DKI harus lakukan itu secara menyeluruh. Jadi kalau ada bangunan baru, disarankan ada angkutan umum di situ. Revitalisasi seharusnya ke arah sana," kata Ellen.
 
Selama ini revitalisasi yang dilakukan pemerintah masih fokus pada kualitas angkutan umum. "Sebenarnya (revitalisasi) hanya mengganti (kendaraan) yang lebih baik, jadi trayeknya sama," ujarnya.
(FZN)

Adik Gamawan Fauzi 'Digarap' KPK

Adik Gamawan Fauzi 'Digarap' KPK

3 hours Ago

Azmin akan menjadi saksi untuk tersangka Direktur Utama PT Quadra Solution Anang Sugiana Sudiha…

BERITA LAINNYA