Pelayaran Berbasis Komoditas Masih akan Melambat di 2016

Ade Hapsari Lestarini    •    Kamis, 10 Dec 2015 18:56 WIB
pelayaran
Pelayaran Berbasis Komoditas Masih akan Melambat di 2016
Ilustrasi -- ANTARA FOTO/Septianda Perdana

Metrotvnews.com, Jakarta: Indonesian National Shipowners' Asociation (INSA) memaparkan kondisi industri pelayaran di tahun depan masih akan melambat, khususnya untuk angkutan komoditas.

Adapun bidang angkutan komoditas yang ditaksir akan mengalami pelambatan hingga 2016 tersebut seperti angkutan tug and barge serta angkutan crude palm oil (CPO).

"Semua pelayaran berbasis komoditas masih akan melambat di 2016 ini," ungkap Ketua Umum INSA Johnson W. Sutjipto, berbicara saat Temu Konsultasi bidang Perpajakan, seperti dikutip dalam keterangan tertulisnya, Kamis (10/12/2015).

Sebaliknya, katanya, sektor angkutan barang seperti angkutan kontainer dan general cargo akan membaik. Sebab, anggaran pemerintah ditetapkan lebih awal sehingga belanja pemerintah akan dilakukan lebih cepat.

"Ini berpengaruh terhadap angkutan kontainer dan general cargo," papar dia.

Dia pun menunjukkan foto-foto kapal nasional yang menganggur di sejumlah daerah di Indonesia, terutama kapal-kapal tug and barge di Kalimantan.

"Kondisi ini belum akan pulih, apalagi kita tahu saat ini, harga minyak dunia anjlok hingga USD40 per barel," pungkasnya.


(AHL)