FBI Ingin Menghentikan Penggunaan Teknologi Terenkripsi

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Jumat, 11 Dec 2015 11:22 WIB
security
FBI Ingin Menghentikan Penggunaan Teknologi Terenkripsi
James Comey, Director FBI. (Chip Somodevilla/Getty)

Metrotvnews.com: Setelah penyerangan yang terjadi di Paris dan San Bernardino, Director FBI, James Comey meminta para perusahaan teknologi untuk berhenti melakukan enkripsi end-to-end secara otomatis. Dengan begitu, FBI akan dapat kembali memonitor komunikasi masyarakat.

Comey ingin perusahaan seperti Apple untuk mengambil data dari pesan pribadi yang dikirimkan oleh penggunanya dan memberikan data ini kepada pihak berwajib.

Perusahaan teknologi yang menawarkan enkripsi end-to-end menolak untuk melakukan hal ini. Mereka membela diri dengan menyebutkan bahwa mereka tidak bisa melakukan dekripsi dari komunikasi yang terjadi - dan jika mereka bisa melakukan ini, mereka tidak mau melakukannya. Alasan lain yang mereka sebutkan adalah karena pelanggan mereka ingin enkripsi yang aman.

Tetapi, Comey tidak percaya dengan alasan ini.

"Masalah ini bukanlah sebuah masalah teknis," kata Comey kepada Senate Judiciary Committee - Komite Pengadilan Dewan. "Saat ini, ada banyak perusahaan yang menawarkan layanan yang aman untuk pelanggan mereka dan pada saat yang sama, tetap dapat mematuhi perintah yang dikeluarkan oleh pengadilan."

Comey merasa, alasan perusahaan berkeras tetap menggunakan enkripsi adalah karena adanya alasan bisnis. Perusahaan-perusahaan teknologi mulai menggunakan enkripsi end-to-end karena mereka berpikir hal inilah yang diinginkan oleh pelanggan mereka. Dan mereka akan terus berusaha untuk memperbaiki enkripsi mereka agar dapat memenangkan kompetisi yang ada. 

Argumen Comey ini dibantah oleh grup pembela HAM.

Dalam sebuah post di situs Electronic Frontier Foundation, Andrew Cocker membantah argumentasi Comey. Dia menyebutkan, dia merasa takut FBI akan menekan perusahaan untuk membuat enkripsi yang lemah atau bahkan menghapuskan model bisnis yang mereka tidak suka.

Crocker lalu melanjutkan, para kriptografer - ahli dekripsi - telah sepakat bahwa mereka tidak akan memberikan backdoor dalam sebuah enkripsi. "Membuat desain software seperti yang Comey inginkan memiliki potensi untuk memberikan efek yang sangat buruk pada keamanan data pengguna," tulis Crocker.

Sejak Edward Snowden membocorkan ke masyarakat bagaimana pemerintah memata-matai komunikasi mereka, masyarakat memang mulai menunjukkan ketertarikan akan komunikasi yang aman.

Tetapi Comey tidak percaya akan tren ini. Dia menjelaskan, satu tahun yang lalu, masyarakat tetap membeli iPhone dan menggunakan WhatsApp bahkan ketika mereka tahu bahwa komunikasi mereka tidak aman.

Meski sebenarnya, beberapa perusahaan teknologi memang sudah mulai menggunakan enkripsi bahkan sebelum kasus Snowden terjadi di tahun 2013. FaceTime telah menggunakan enkripsi end-to-end sejak tahun 2010 dan sistem pengirim pesan Apple telah menggunakannya sejak tahun 2011. 

Comey melanjutkan, sejauh ini, perusahaan-perusahaan teknologi telah setuju dengan permintaan FBI. Tetapi, pada akhir November - setelah penyerangan di Paris - Apple, Google dan Facebook telah meminta agar standar teknologi enkripsi tetap dijaga agar tidak menurun. Permintaan ini disuarakan melalui Information Technology Industry Council, yang merupakan konsorsium dari 56 perusahaan teknologi.

"Kami sangat menghargai tugas yang dilakukan oleh pihak berwajib dan badan keamanan nasional untuk melindungi kami, tetapi, memperlemah enkripsi atau membuat backdoor dari perangkat yang terenkripsi untuk digunakan oleh pihak berwajib sebenarnya justru akan menciptakan kelemahan yang dapat dieksploitasi oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab," tulis Dean Garfield, presiden dari Information Technology Industry Council.

Permintaan Comey untuk menghentikan penggunaan enkripsi bukanlah sesuatu yang baru. Sebelum ini, Director FBI dan CIA dan departemen-departemen di pemerintah AS juga telah menunjukkan keinginan yang sama.

"Pemerintah AS secara aktif berkomunikasi dengan perusahaan swasta untuk memastikan mereka mengerti akan ancaman yang timbul terhadap keamanan masyarakat dan negara jika produk dan layanan yang mereka berikan digunakan oleh para orang jahat," kata Comey. (Wired)


(MMI)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

4 days Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA