Pertamina Ambil Alih Suplai Pasokan Avtur dari Anak Usaha Freeport

Annisa ayu artanti    •    Jumat, 11 Dec 2015 13:01 WIB
pertamina
Pertamina Ambil Alih Suplai Pasokan Avtur dari Anak Usaha Freeport
Ilustrasi. ANTARA FOTO/ Aloysius Jarot Nugroho

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Pertamina (Persero) telah mengambil alih anak perusahaan PT Freeport Indonesia, PT AVCO,  dalam memasok Avtur untuk maskapai di Bandara Mozes Kilangin, Timika.

Vice President Communication Pertamina, Wianda Pusponegoro mengatakan, Pertamina diminta pemerintah daerah Timika untuk melayani kebutuhan Avtur untuk pesawat yang melayani rute penerbangan dari dan menuju Timika. Hal ini seiring dengan pembangunan bandara di Bandara Mozes Kilangin, Timika.

"Pada tahap awal, pelayanan pasokan Avtur akan dilakukan kepada pesawat komersial, seperti Garuda Indonesia dan Sriwijaya Air yang saat ini melayani penerbangan untuk rute tersebut," kata Wianda, saat peresmian pabrik pelumas di Jampea, Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (11/12/2015).

Wianda menjelaskan, Pertamina siap menyalurkan Avtur ke pesawat di Bandara Mozes Kilangin, Timika dengan supply point dari TBBM milik Jobber yang mempunyai tangki Avtur berkapasitas 2x1.000 kiloliter (kl). Sementara di DPPU dibangun tangki (movable tank) dengan kapasitas 5x23 kiloliter dan memiliki dua unit refueler dengan kapasitas 16 kiloliter.

Dengan pengambilalihan ini, menurut Wianda, dapat merangsang maskapai penerbangan yang masuk ke Timika secara tidak langsung juga dapat memicu pertumbuhan ekonomi di Papua.

"Kami yakin dengan pengambilalihan pelayanan Avtur oleh Pertamina ini dapat  merangsang banyaknya maskapai penerbangan yang masuk ke Timika sehingga secara tidak langsung juga dapat memicu pertumbuhan ekonomi di Papua, khususnya di wilayah Timika dan sekitarnya," tutup Wianda.

Sebagai informasi, pasokan avtur pesawat udara di Bandara Mozes Kilangin sebelumnya dilayani oleh AVCO, yang merupakan anak perusahaan PT Freeport Indonesia. AVCO mendapatkan pasokan Avtur dari Pertamina yang berasal dari Terminal BBM Surabaya dan dikirimkan menggunakan Isotank.


(AHL)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA