Mengadili Etika Novanto

Ketum Parpol Diminta Perintahkan Anggota MKD Bertindak Adil

Anggitondi Martaon    •    Jumat, 11 Dec 2015 13:26 WIB
pencatut nama presiden
Ketum Parpol Diminta Perintahkan Anggota MKD Bertindak Adil
Tokoh Agama Menyikapi Sidang MKD Atas Pelanggaran Etik Ketua DPR RI di Kantor PGI---MTVN/Anggito

Metrotvnews.com, Jakarta: Sejumlah tokoh lintas agama mendesak ketua umum (ketum) partai politik memerintahkan perwakilannya di Mahkamah Kehormatan Dewan bertindak tegas terkait kasus dugaan pelanggaran etik oleh Ketua DPR Setya Novanto. Selama ini anggota MKD dinilai lembek dalam mengadili etika Novanto.

Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti mengatakan, permintaan itu dikarenakan anggota MKD akan patuh kepada ketua umum partai. "Kita tahu persis, anggota MKD itu akan tunduk sepenuhnya kepada ketua partai," kata Abdul Mu'ti dalam konferensi pers Pernyataan Sikap Tokoh-Tokoh Agama Dalam Menyikapi Sidang MKD Atas Pelanggaran Etik Ketua DPR RI di Kantor Persekutuan Gereja Indonesia (PGI), Jalan Salemba Raya No. 10, Jakarta Pusat, Jumat (11/12/2015).

Abdul berpendapat, persidangan yang telah dilakukan MKD sarat kepentingan berbagai pihak. Itu muncul karena ingin melindungi orang-orang tertentu yang sudah jelas melanggar etika dan tidak lagi mencerminkan anggota Dewan yang terhormat.

Oleh karena itu, kata Abdul, perlu segera diambil sebuah keputusan yang adil. Supaya ‎tidak menjadi permasalahan bagi bangsa. "Kalau persoalan ini tidak segera diselesaikan akan menjadi persoalan bangsa yang sangat serius," ungkap dia.‎

Abdul mengimbau MKD tidak mempedulikan intervensi sejumlah pihak. Sebab, masyarakat Indonesia selalu mendukung MKD untuk segera mengambil keputusan tegas terhadap Novanto.

"Tidak perlu khawatir terhadap berbagai tekanan," ujar dia.

Sejauh ini, MKD belum memberi putusan apapun terkait dugaan pelanggaran etik oleh Setya Novanto. Anggota MKD dari Fraksi Golkar Ridwan Bae mengatakan, MKD masih membutuhkan keterangan dari pengusaha Riza Chalid sebelum memutus perkara. Padahal, Mahkamah sudah memeriksa Sudirman Said sebagai pelapor, Maroef Sjamsoeddin sebagai saksi, dan Setya Novanto sebagai terlapor.

Keterangan Sudirman dan Maroef didengarkan dalam sidang terbuka. Sementara keterangan Novanto didengar dalam sidang tertutup.


(TII)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA