Harga Gas Perlu Turun Dukung Industri Hadapi MEA

Annisa ayu artanti    •    Jumat, 11 Dec 2015 13:35 WIB
gasperindustrianmea 2015
Harga Gas Perlu Turun Dukung Industri Hadapi MEA
Menteri Perindustrian Saleh Husin (tengah) (ANTARA FOTO/Basri Marzuki)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah melakukan koordinasi terkait dengan penentuan harga gas nasional agar nantinya bisa mendukung industri di Indonesia.

Menteri Perindustrian (Menperin) Saleh Husin menyatakan, dirinya sering diminta agar industri nasional yang menggunakan gas sebagai kebutuhan pokok dapat bersaing di kancah internasional. Bahkan, industri tersebut harus mampu bersaing disengitnya persaingan di era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

Dalam hal ini, Saleh menilai, salah satu cara untuk meningkatkan daya saing industri dalam negeri di kancah internasional adalah dengan menurunkan harga gas. Penurunan ini dinilai mampu mengakselerasi aktivitas bisnis di kemudian hari.

"Ya memang saya beberapa kali meminta agar industri kita punya daya saing yang kuat dan salah satunya dengan harga gas yang kompetitif. Dibanding negara lain, kita masih tinggi," kata Saleh, ditemui saat peresmian pabrik pelumas, di Jampea, Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (11/12/2015).

Menurutnya, pihaknya telah berkordinasi dengan Kementerian ESDM supaya produk-produk industri dalam negeri bisa bersaing di MEA. "Kita koordinasi dengan Kementerian ESDM supaya harga kita bisa bersaing sehingga produk-produk kita bisa punya daya saing kuat, apalagi mau MEA," ungkap dia.

Meski tidak bisa menyaingi harga gas di negara tetangga, lanjut Saleh, setidaknya harga gas Indonesia bisa turun sebanyak USD2 per MMBTU. Saat ini, harga gas Indonesia berada disekitar USD8 per MMBTU sampai USD12 per MMBTU. Sedangkan harga gas di Singapura telah mencapai USD4 per MMBTU.

"Ya tentu kita tidak minta harga gas lebih murah dari negara-negara lain. Thailand, Malaysia, Singapura paling USD4 per MMBTU. Kita di USD6 per MMBTU atau USD7 per MMBTU. Itu sudah kompetitif," pungkas dia.


(ABD)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

6 days Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA