Erupsi Bromo

Calon Penumpang di Bandara Abdul Rachman Saleh Kecewa Layanan Maskapai

Miski    •    Jumat, 11 Dec 2015 16:58 WIB
gunung bromo
Calon Penumpang di Bandara Abdul Rachman Saleh Kecewa Layanan Maskapai
Suasana Bandara Abdul Rachman Saleh, Kabupaten Malang, Jumat (11/12/2015). Foto: MTVN/Miski

Metrotvnews.com, Malang: Aktivitas penerbangan di Bandara Abdul Rachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur, terganggu akibat abu vulkanik Gunung Bromo. Penerbangan dari dan menuju Malang dialihkan ke Bandara Juanda, Sidoarjo. 

Mengetahui kondisi itu, calon penumpang Lina Bambang Eko, 40, mengaku kecewa atas pembatalan tersebut. Apalagi, kata warga Malang itu, informasi pembatalan baru diterima dari pihak maskapai Sriwijaya Air setibanya dia di Bandara.

Uang pembelian tiket juga tak bisa dikembalikan. Lina menuturkan, penumpang hanya diberi voucher tiket penerbangan yang berlaku hingga satu tahun. Voucher tersebut bisa ditukar ke tiket satu kali penerbangan. 

"Jadwalnya pukul 11.00 WIB tujuan Jakarta, ternyata gagal berangkat dengan alasan gangguan abu vulkanik," kata dia.


Layar pengumuman pembatalan penerbangan di Bandara Abdul Rachman Saleh. Foto: MTVN/Miski

Sementara, penumpang lain Zulfa Dewita, 45, menilai pihak maskapai tidak profesional dan kurang aktif mengabarkan pembatalan penerbangan. Akibat pembatalan ini, dia bersama 15 orang kerabat mengambil penerbangan dari Bandara Juanda.

"Mau pulang ke Padang, di Malang ada acara pelatihan, yang jelas kami rugi waktu. Karena penerbangan ke Padang masih harus transit di Jakarta," ungkap warga Padang, Sumatera Barat itu.

Kepala UPT Bandara Abd Saleh, Suharno, meminta para penumpang memaklumi kondisi ini. Sebab, penerbangan ditutup murni faktor alam.

"Ini demi kebaikan dan keselamatan penumpang, besok kami evaluasi apa penutupan berlanjut atau sudah bisa di buka kembali," jelasnya.



(KRI)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA