Gubernur Jabar Raih Penghargaan Regional Marketing Award

Jaenal Mutakin    •    Jumat, 11 Dec 2015 18:13 WIB
penghargaan
Gubernur Jabar Raih Penghargaan Regional Marketing Award
Ahmad Heryawan. Foto: Antara

Metrotvnews.com, Bandung: Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menerima penghargaan Regional Marketing Award 2015 dari DPD dan MarkPlus Indonesia. Penghargaan itu adalah yang ke 192 dalam tujuh tahun masa kepemimpinannya.

Penghargaan ketegori Gold Champion itu diserahkan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo. Turut menyaksikan Ketua DPD Irman Gusman, Menteri Pariwisata Arief Yahya, Wali Kota Bogor Bima Arya dan pakar pemasaran sekaligus pendiri MarkPlus Indonesia Hermawan.

Heryawan mengaku bersyukur atas pemberian penghargaan yang artinya menunjukkan pengakuan atas potensi Jawa Barat di Tanah Air khususnya kepada para investor.

"Kami berterima kasih atas penghargaan ini, yakni sebuah penelaahan bahwa Jawa Barat mampu dan bagus dalam memasarkan potensinya. Jabar bisa memasarkan potensinya kepada investor, kami juga mampu menjaga kondusivitas bidang ekonomi bisnis sehingga menarik bagi investasi," kata Heryawan melalui keterangan tertulis, Jumat (11/12/2015)

Heryawan menjelaskan hingga saat ini, Jabar tercatat sebagai sentra manufaktur nasional dengan kontribusi hampir 60 persen dari kinerja industri manufaktur tanah air. Sebagian investor di bidang tersebut berasal dari investasi penanaman modal asing (PMA) maupun penanaman modal dalam negeri (PMDN). 

Salah seorang pendiri PKS ini menuturkan dari sisi kinerja ekonomi bisnis, laju pertumbuhan ekonomi (LPE) Jawa Barat hingga triwulan III 2015 mencapai 5,1 persen atau lebih baik dari LPE nasional 4,73 persen dengan produk domestik regional bruto atas dasar harga berlaku mencapai Rp392,21 triliun dan produk domestik regional bruto atas dasar harga konstan Rp307,37 triliun.        

Heryawan melanjutkan, pihaknya akan terus menggenjot kinerja, terutama di bidang pariwisata. Sehingga tahun-tahun ke depan bisa memperoleh kategori pemasaran terbaik bidang pariwisata yang semalam diperoleh Bali dan Nusa Tenggara Barat. 

"Ke depan kita akan mengejarnya karena wisata di Jabar tidak kalah. Pangandaran, Pelabuhan Ratu dengan Cimaja-nya, juga Pamengpeuk dengan pasir putih terpanjangnya di indonesia. Kemudian masih ada Green Canyon, Geopark Ciletuh yang sedang kita kembangkan, dan ratusan destinasi wisata lainnya," tambahnya. 

Jawa Barat, kata dia, juga berencana memasarkan potensi pariwisata berbasis komunitas seperti bagi penggemar wisata pelancong (travelling), wisata offroad, wisata adventure, dan banyak lagi.

DPD RI dan MarkPlus sebelumnya menentukan tujuh provinsi sebagai nominator yakni Sumatera Selatan, Jawa Barat, Riau, NTB, DKI Jakarta dan Jawa Tengah. Selain itu, 15 kabupaten dan 10 kota masuk sebagai nominator antara lain Kota Bandung, Kabupaten Pasuruan, Banyuwangi, Kota Semarang, dan Kota Tangerang.

Selain dua institusi tadi, penghargaan ini disokong Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, Badan Koordinasi Penanaman Modal, Badan Pusat Statistik, dan Indonesia Marketing Association.

Ketua DPD  RI Irman Gusman mengatakan proses seleksi penghargaan dilakukan sejak November lalu. Pihaknya memberikan penghargaan yang ditujukan sebagai bentuk apresiasi terhadap daerah yang mencatat kinerja dan pemasaran ekonomi yang baik. 

Menurut Irman, penghargaan diberikan bagi daerah yang memiliki setidaknya tiga kategori. Pertama, daerah tersebut mencatat kinerja ekonomi yang baik di tahun 2015. Kedua, memiliki inisitiaf bagus di bidang pariwisata, perdagangan, dan investasi yang berdampak pada peningkatan kinerja ekonomi.

Ketiga, memiliki inisiatif lain, seperti melakukan kesepakatan dengan kalangan pekerja, yang membuat daerah itu menarik sebagai tujuan investasi.



(KRI)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

6 days Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA