Laporkan Sudirman Said ke Mabes Polri, Novanto Dinilai Berimprovisasi

M Rodhi Aulia    •    Sabtu, 12 Dec 2015 01:08 WIB
pencatut nama presiden
Laporkan Sudirman Said ke Mabes Polri, Novanto Dinilai Berimprovisasi
Mantan Ketua MK Mahfud MD Foto: Metro TV

Metrotvnews.com, Jakarta: Langkah Ketua DPR Setya Novanto melaporkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said ke Bareskrim Polri dinilai sebagai improvisasi di tengah Sidang Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD). Novanto dianggap sedang berupaya mengurangi tekanan publik.

Bekas Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD menilai, Novanto ditekan oleh pendukung Sudirman usai terseret dalam kasus pencatutan nama presiden dan wakil presiden. Tapi sulit bagi Novanto untuk lepas dari berbagai tekanan yang datang dari segala penjuru.

"Karena laporan itu bersumber dari satu peristiwa (kasus pencatutan nama presiden dan wakil presiden)," kata Mahfud kepada Metro TV dalam Program Primetime News, Jumat (11/12/2015).

Mahfud berpendapat, jikapun laporan Novanto ditindaklanjuti, Polri harus menunggu putusan MKD. Setelah MKD memutuskan vonis etik, penyidik di kepolisian bisa langsung memproses laporan Novanto.

"Seumpama benar (melanggar etik), itu belum tentu ada pelanggaran hukum. Perjalanan masih panjang," pungkas dia.

Novanto melaporkan Sudirman ke Bareskrim lantaran terlanjur sakit hati terhadap Sudirman. Tiga hari terakhir, Kuasa Hukum Novanto, Firman Wijaya melengkapi berkas pelaporan tersebut.


(ALB)