Nusron: Pemerintah Berhasil Tingkat Gaji TKI

   •    Sabtu, 12 Dec 2015 05:10 WIB
tki
Nusron: Pemerintah Berhasil Tingkat Gaji TKI
Kepala BNP2TKI Nusron Wahid. (ANTARA/ Hafidz Mubarak)

Metrotvnews.com, Garut: Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Nusron Wahid menyatakan bahwa tugas pemerintah terkait TKI hanya Satu. yaitu menyejahterakan TKI dan keluarganya, namun jalan untuk terwujudnya hal tersebut cukup berliku.

“Bagaimana cara untuk menyejahterakan TKI? Ada beberapa hal, ongkos hijrah untuk bekerja ke luar negeri dikurangi, gaji dinaikkan serta adanya edukasi penggunaan atau pengelolaan uang,” kata Nusron di Garut Kemarin.

Hingga saat ini, lanjut Nusron pemerintah sudah berhasil dengan membuat gaji para TKI di luar negeri meningkat. Salah satu contoh di Malaysia yang semula 700 Ringgit, tahun ini menjadi 1000 Ringgit, di Arab Saudi awalnya gaji 1000 real, sekarang sudah menjadi 1800 real, Singapura menaikkan gaji dari 450 menjadi 550 Dolar Singapura dan Taiwan yang tadinya 15840 NT menjadi 17000 NT. 

“Kenaikan gaji ini, jangan sampai diimbangi dengan kenaikan ongkos penempatan mereka ke Negara-negara tersebut,” sambung Nusron.

Terkait pengelolaan uang para TKI, dirinya menyebutkan 60% dari pendapatan TKI digunakan untuk membayar hutang, 24% untuk kebutuhan harian mereka, 6% digunakan untuk menyekolahkan anak mereka dan hanya 4% digunakan untuk investasi dan menabung.

“TKI dan keluarganya harus diajari cara investasi yang produktif sehingga uangnya tidak habis untuk kehidupan konsumtif dan bayar utang, harusnya utangnya dibayar dengan cara mencicil dengan pendapatan mereka yang produktif, inilah tujuan dari pelatihan pengelolaan uang tersebut,” imbuh Nusron.

Setelah adanya pelatihan, harus diimbangi dengan adanya modal untuk berusaha serta pemasaran produk yang sudah ada. LKM dapat membantu dengan memberikan pinjaman modal serta koperasi untuk memperkanalkan produk yang ada kepada anggota paguyuban dan komunitas yang ada.

“Koperasi dapat meminjam ke bank untuk para anggotanya yang belum 6 bulan memulai usahanya, jika sudah 6 bulan berjalan, anggota koperasi dapat meminjam ke bank atas nama pribadi mereka,” tutur Nusron.

Masih menurut Nusron, pelatihan ini baru titik awal untuk mencapai membantu meningkatkan kesejahteraan TKI dan keluarganya, setelah pelatihan namun berhenti, tentunya keinginan untuk sejahtera tidak dapat tercapai, yang terpenting adalah tindaklanjut serta keseriusan peserta pelatihan untuk berjuang meningkatkan harkat martabat. 


(ALB)

Istri Besuk Setya Novanto di Rutan KPK

Istri Besuk Setya Novanto di Rutan KPK

7 hours Ago

Keluarga telah diizinkan untuk membesuk Setya Novanto di Rutan KPK. Istri didampingi dua kolega…

BERITA LAINNYA