Putra Moammar Khadafi Diculik Militan di Lebanon

Fajar Nugraha    •    Sabtu, 12 Dec 2015 10:47 WIB
penculikan
Putra Moammar Khadafi Diculik Militan di Lebanon
Hannibal Khadafi sempat diculik di Lebanon (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Beirut: Putra dari mantan pemimpin Libya Moammar Khadafi ditangkap dalam waktu singkat di Lebanon. Pelaku penculikan diketahui sebagai militan Syiah.

Hannibal Khadafi sempa tampil di video yang disiarkan oleh televisi Al-Jadeed. Ternyata penculikan Hannibal ditujukan untuk menukar informasi tentang keberadaan Imam Syiah, Moussa al-Sadr.

Dalam video tersebut tampak wajah Hannibal yang terluka parah dan ada lingkaran hitam di matanya. Namun dari video itu menyebutkan bahwa Hannibal dalam kondisi baik, sehat dan bahagia.

"Saya bersama dengan orang-orang yang memiliki tujuan dan mereka loyal dengan tujuan itu," ujar Hannibal Khadafi, seperti dikutip Al Jazeera, Sabtu (12/12/2015).

"Kita harus menghormati loyalitas mereka atas tujuan yang diincar dan setidaknya memberikan kebenaran," imbuhnya.

Namun akhirnya Hannibal Khadafi berhasil diselamatkan oleh pihak keamanan Lebanon. Dia dijemput di Kota Baalbek, tempat lokasi penculikan terjadi.

Sementara Imam Al-Sadr diketahui hilang sejak 1978. Keluarga dari imam itu yakin bahwa dia masih berada di penjara Lebanon, meskipun banyak pihak yang yakin bahwa dia sudah wafat. Jika masih hidup, Al-Sadr diperkirakan berusia 87 tahun.

Al-Sadr dikenal sebagai pengusung gerakan Syiah yang menjadi kekuatan di Timur Tengah. Sejak hilangnya imam itu, pihak yang loyal terhadap yakin bahwa Moammar Khadafi memerintahkan pembunuhan terhadap Al-Sadr terkait sengketa pembayaran Libya terhadap milisi Lebanon.
 


(FJR)