Data Ekonomi Menguat tak Mampu Kuatkan Dolar AS

   •    Sabtu, 12 Dec 2015 10:48 WIB
dolar as
Data Ekonomi Menguat tak Mampu Kuatkan Dolar AS
Ilustrasi -- ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

Metrotvnews.com, New York: Kurs dolar AS melemah terhadap sebagian besar mata uang utama di New York pada Jumat (Sabtu pagi WIB), meskipun data ekonomi dari negara itu tampak menguat.

Xinhua melansir, sebagaimana dikutip dari Antara, Sabtu, 12 Desember, Departemen Tenaga Kerja AS memaparkan Indeks Harga Produsen (PPI) AS untuk permintaan akhir meningkat 0,3 persen pada November, mengalahkan konsensus pasar.

Sementara itu, Departemen Perdagangan AS mengatakan bahwa perkiraan awal penjualan ritel dan jasa makanan AS untuk November naik 0,2 persen dari bulan sebelumnya menjadi USD448,1 miliar.

Namun, dolar AS berada di bawah tekanan karena akumulasi kekhawatiran pasar di tengah kemerosotan harga minyak, yang jatuh ke dekat terendah tujuh tahun. Mata uang safe haven termasuk yen Jepang dan franc Swiss pun menguat terhadap dolar AS selama sesi perdagangan.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,41 persen menjadi 97,542 pada akhir perdagangan di New York. Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi 1,0994 dolar AS dari 1,0936 dolar di sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,5229 dolar AS dari 1,5159 dolar pada sesi sebelumnya.

Sementara dolar Australia turun menjadi 0,7191 dolar AS dari 0,7289 dolar. Dolar AS dibeli 120,78 yen Jepang, lebih rendah dari 121,62 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS merosot ke 0,9820 franc Swiss dari 0,9891 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3735 dolar Kanada dari 1,3618 dolar Kanada.


(AHL)

Penyakit Novanto Kembali Bertambah

Penyakit Novanto Kembali Bertambah

3 hours Ago

Setyo menduga vertigo yang diderita Novanto berasal dari penyakit sinusitisnya.

BERITA LAINNYA