KPI Diminta Jangan Perpanjang Izin Televisi tak Mendidik

Anggitondi Martaon    •    Sabtu, 12 Dec 2015 11:00 WIB
kpi
KPI Diminta Jangan Perpanjang Izin Televisi tak Mendidik
Ilustrasi pengaruh tayangan televisi---MI

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi I DPR RI menyoroti banyaknya tayangan tak mendidik buat masyarakat. Komisi I pun meminta Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) tidak memperpanjang izin penyiaran stasiun televisi yang tidak menghadirkan tayangan ideal bagi masyarakat.

Anggota Komisi I Elnino Mohi mengungkapkan, banyak izin penyiaran stasiun televisi akan habis masa berlaku pada Oktober 2016. Hal itu harus dimanfaatkan KPI untuk lebih selektif memilah stasiun televisi yang tidak mampu menghadirkan tayangan ideal.

"Kalau perlu dan pantas, maka KPI harus berani untuk tidak memperpanjang izin stasiun televisi yang jauh dari ideal," kata Elnino dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (12/12/2015).

Politisi Gerindra itu menjelaskan, konsep ideal yang dimaksud adalah melindungi segenap bangsa Indonesia dari perusakan nilai Pancasila lewat media televisi. Tak hanya itu, televisi tak mempraktikkan penyiaran yang terlalu liberal. Sebab, hal ini secara langsung atau tidak langsung menggerus nilai ideologis bangsa.

Tayangan televisi, kata dia, harus mencerdaskan bangsa dengan ‎informasi yang bermanfaat untuk kemajuan kesejahteraan umum. Bukan memberikan informasi yang misleading.

"Harus berimbang ketika memberikan informasi. Jauh dari efek media-violence, pornografi, dan lain lain," terang dia.‎

Elnino mengharapkan, KPI menunjukkan jati dirinya sebagai elemen penting penjaga bangsa. Salah satunya dengan ‎tidak memperpanjang izin penyiaran stasiun televisi yang tidak bermanfaat dalam menjaga nilai luhur bangsa. KPI pun perlu melibatkan masyarakat untuk memberi masukan layak atau tidaknya suatu stasiun televisi kembali mendapat Izin Penyelenggaraan Penyiaran (IPP).‎

"Harapan besar kita kepada KPI semoga tidak disia-siakan," ujar dia.‎


(TII)