Rayakan Ultah Ke-2, Huawei Honor Rilis Teknologi Smart Home

Insaf Albert Tarigan    •    Minggu, 13 Dec 2015 23:19 WIB
huawei
Rayakan Ultah Ke-2, Huawei Honor Rilis Teknologi Smart Home
Perayaan ullang tahun ke-2 Huawei Honor di ShenZhen, Tiongkok, 12-13 Desember. MTVN/ALBERT

Metrotvnews.com, Shenzhen: Honor, anak perusahaan Huawei yang fokus mengembangkan ponsel pintar untuk anak muda merayakan ulang tahunnya yang kedua secara meriah di Shenzhen, Tiongkok, 12-13 Desember.

Mereka berkumpul bersama para mitra bisnis dan mengundang penggemar setia dari berbagai belahan dunia, dari Timur Tengah, Amerika, Eropa dan Asia, termasuk Indonesia. Huawei juga mengundang sekitar 400 jurnalis dari Tiongkok dan negara-negara lain.

Acara berlangsung semarak karena diisi beberapa kegiatan yang digemari anak muda yang dinamis, seperti band dan pertunjukan skateboard. Selain itu, pengunjung bisa melihat semua lini produk Honor dan juga produk mitra bisnisnya, termasuk Haier dan Broadlink.

Dalam perayaan ini, Presiden Honor, George Zhao juga mengumumkan bahwa perusahaannya akan memasuki bisnis rumah pintar atau smart home. Zhao tampak sangat optimistis pada bisnis ini karena Honor tak bekerja sendirian, tetapi menggandeng perusahaan lain yang sudah sangat ahli di bidang masing-masing.

Mengapa Honor tertarik memasuki persaingan di pasar rumah pintar yang belum terlalu populer di masyarakat?
"Rumah adalah tempat kita semua kembali. Rumah adalah tempat teraman, hangat dan damai. Rumah adalah produk penting bagi kami," kata Zhao, Sabtu (12/12/2015).

"Kami kecewa dengan status quo, banyak perusahaan ingin membuat ekosistem rumah pintar tertutup, mereka ingin memonopoli industri."

Menurut Zhao, konsep rumah pintar masih memiliki kelemahan mendasar, yakni fragmentasi yang tak tersatukan oleh sesuatu yang universal. Masing-masing perusahaan memiliki standar masing-masing yang hanya berlaku untuk produk mereka.

Artinya, agar rumah pintar benar-benar bisa terwujud sempurna, seorang konsumen harus memakai produk hanya dari satu vendor. Padahal, tak ada vendor yang memproduksi semua perangkat rumah tangga, dari kulkas, lampu, kunci pintu, pendingin ruangan, chipset, sistem operasi dan lain-lain.
 
"Maka sudah waktunyya membuat perubahan. Seluruh industri perlu bekerjasama," kata Zhao.

Dia menambahkan, semua peralatan rumah tangga seharusnya bisa saling berkomunikasi satu lama lain, meski berasal dari vendor berbeda-beda. Mereka butuh bahasa universal.

"Karena itu, kami memperkenalkan Hilink," katanya. "Hilink adalah bahasa universal antar-peralatan rumah tangga."

Zhao menjelaskan, Hilink bisa menghubungkan perangkat dari bermacam vendor melalui Bluetooth dan WiFi. Dia mengklaim, penggunaan Hilink juga tergolong sangat sederhana, mudah diatur dan aman. Jika pengguna mengubah password satu perangkat, dia tak perlu mengatur ulang perangkat lain karena perubahan password tersebut akan otomatis disesuaikan Hilink.

"Kami sangat memperhatikan keamanan. Hilink dilindungi lima lapis keamanan di cloud, ID akun dan chipset," katanya. Karena ingin menciptakan ekosistem terbuka, Honor sudah membuat SDK bagi perusahaan yang berminat menggunakan Hilink.

Pada kesempatan yang sama, Zhao juga memamerkan Huawei LiteOS, sistem operasi Internet of Things yang pertama kali diperkenalkan Huawei pada Mei 2015. Sesuai namanya, ia adalah sistem operasi IoT terkecil di dunia, dengan ukuran kernel hanya 10KB, sehingga konsumsi dayanya juga sangat kecil.

 

Konsumsi daya ini penting karena merupakan salah satu isu utama ketika tumah pintar membuat perangkat saling terhubung satu sama lain setiap saat. 




Selain itu, Honor juga akan merilis chipset khusus untuk IoT. Jika tak ada aral melintang, mereka akan merilis chipset bersamaan dengan LiteOS dan Hilink pada kuartal kedua tahun 2016. Sementara perangkat pintar yang mendukung sistem tersebut sudah akan tersedia pada kuartal ketiga. Salah satu wujud nyata dari konsep rumah pintar yang dipamerkan Honor pada perayaan ulang tahun yang ke-2 ini adalah Magic Mirror, kaca pintar yang bisa mengawasi kesehatan dan berat badan penggunanya.


(MMI)