Kemenkum HAM Gandeng Lurah Awasi WNA

Octavianus Dwi Sutrisno    •    Senin, 14 Dec 2015 15:30 WIB
prostitusi
Kemenkum HAM Gandeng Lurah Awasi WNA
Belasan perempuan asal Maroko diamankan dalam operasi penertiban di Puncak, Bogor, Ant - Sigid Kurniawan

Metrotvnews.com, Bandung: Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) mengawasi warga negara asing (WNA) yang bermukim di wilayah Jawa Barat. Kemenkum HAM pun menggandeng pemerintah camat dan lurah untuk melakukan pengawasan.

Kepala Keimigrasian Kemenkum HAM Jabar, Sukma Murni Sinulingga, mengatakan pengawasan diperketat setelah Subdit I Ditreskrimum Polda Jabar mengamankan belasan pekerja seks komersil (PSK) asal Maroko di Bogor. Kemenkum HAM tak mau kecolongan kasus yang sama.

"Caranya yaitu mengawasi warga asing dan mewajibkan mereka melapor ke camat dan lurah," kata Sukma melalui sambungan telepon di Bandung, Senin (14/12/2015)).

Sukma menilai pemeriksaan dokumen dan izin tinggal penting dilakukan. Sehingga, WNA tak leluasa menyalahgunakan izin tinggal.

"Apabila dia (WNA) tidak memiliki dokumen - dokumen dan keterangan izin tinggal, aparat kedaerahan wajib melapor ke pihak Imigrasi untuk ditindaklanjuti," ungkapnya.

Pihaknya juga berkoordinasi dengan polisi dan Komunikasi intelijen daerah (Kominda) untuk mengawasi WNA.

Pada Rabu 2 Desember 2015, Polda Jabar mengamankan belasan perempuan asal Maroko di Bogor. Para perempuan itu beroperasi sebagai pekerja seks komersil selama kurang lebih dua tahun. 

Baca: PSK Maroko Sudah Mangkal 2 Tahun di Puncak Bogor



(RRN)