Indonesia Sambut Baik Kesepakatan Perubahan Iklim COP21

Fajar Nugraha    •    Senin, 14 Dec 2015 16:02 WIB
cop21
Indonesia Sambut Baik Kesepakatan Perubahan Iklim COP21
Menara Eiffel di Paris, Prancis, disorot sinar berwarna hijau untuk menyampaikan pesan perubahan iklim di hari pertama KTT COP21, Senin (30/11/2015). (Foto: AFP/STEPHANE DE SAKUTIN)

Metrotvnews.com, Jakarta: Indonesia menyambut baik kesepakatan COP21 di Paris yang merupakan suatu langkah transformatif bagi dunia untuk menghadapi perubahan iklim bersama.

Bagi Indonesia, kesepakatan tersebut telah mengakomodasi dorongan RI untuk terciptanya pengaturan global yang mencerminkan keseimbangan, keadilan dan tidak menghambat pembangunan negara berkembang.

Pada tanggal 12 Desember 2015, di Paris, Konferensi Pengendalian Perubahan Iklim PBB (COP 21 UNFCCC) yang diikuti 195 negara, berhasil menyepakati Paris Agreement untuk mengatasi salah satu tantangan umat manusia terbesar saat ini.

Berdasarkan rilis Kementerian Luar Negeri yang diterima Metrotvnews.com, Senin (14/12/2015), kesepakatan global yang akan berlaku pasca tahun 2020 tersebut merupakan hasil kerja panjang yang berawal dari penciptaan Bali Roadmap pada COP 13 di Bali tahun 2007.

Kesepakatan Paris merupakan hasil kompromi seluruh negara. Pelaksanaan kewajiban negara maju dan negara berkembang disesuaikan dengan kemampuan nasional dan adanya dukungan, terutama pendanaan, bagi negara berkembang.

Lebih lanjut, Kesepakatan tersebut juga mencakup pentingnya upaya penurunan emisi dan adaptasi, pelestarian laut dan hutan, peningkatan renewable energy, dan peran serta masyarakat adat dalam pengendalian perubahan iklim, yang selama ini diperjuangkan oleh Indonesia. 

Indonesia sendiri telah menyampaikan target penurunan emisi pada tahun 2030 sebesar 29 persen dengan upaya sendiri, dan 41 persen dengan bantuan internasional.

Presiden Joko Widodo bersama sekitar 150 kepala negara lainnya telah hadir pada awal konferensi pada 30 November, dan juga telah memberikan dorongan politis dan menciptakan momentum untuk tercapainya Kesepakatan tersebut.

Kesepakatan Paris bukanlah akhir perjuangan, yang lebih penting adalah komitmen dunia untuk implementasinya.


(WIL)

ICW: Nama Hilang di Dakwaan Setnov Karena KPK Hati-hati

ICW: Nama Hilang di Dakwaan Setnov Karena KPK Hati-hati

47 minutes Ago

Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) berpendapat hilangnya sejumlah nama politisi yang seb…

BERITA LAINNYA