Lebih Baik Dana Desa Tahap III Dijadikan SilPA

Ahmad Mustaqim    •    Senin, 14 Dec 2015 20:35 WIB
dana desa
<i>Lebih Baik Dana Desa Tahap III Dijadikan SilPA</i>
Foto ilustrasi. (ant)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Hingga minggu kedua Desember, dana desa tahap III belum juga cair. Perangkat desa disarankan menunda penggunaan karena mendekati tutup tahun anggaran.

Kepala Sub Bagian Kekayaan dan Keuangan Desa Sekda Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, M Farhan mengatakan pihaknya masih menunggu pencairan dana desa tahap ketiga dari pusat.

Namun, sampai pertengahan Desember, pihaknya belum memperoleh informasi kapan dana itu bisa cair. "Dana desa periode tiga harusnya sudah turun awal Desember. Dugaan kami, penyaluran dana desa diundur karena ada kekhawatiran digunakan petahana untuk kampanye (pada Pilkada lalu)," kata Farhan, Senin (14/13/2015).

Farhan menjelaskan, ada jatah dana desa sebesar Rp9,2 miliar untuk Pemkab Gunungkidul pada tahap ketiga. Jika tercairkan, per desanya akan memperoleh sekitar Rp60 juta. 

Dia berharap pencairan dana desa tahap ketiga bisa dilakukan pekan ini. "Jika nantinya tidak bisa digunakan, tidak apa-apa kalau dibiarkan menjadi SiLPA (Sisa Lebih Perhitungan Anggaran) karena kalau digunakan malah bisa bermasalah," ucapnya. 

Lebih lanjut, dia menyebut, dana desa tahap kedua telah tersalurkan semua ke sebanyak 144 desa yang ada. Terakhir, awal Desember lalu dana tersebut cair di sebanyak 12 desa.

Ia menambahkan, terkait pencairan dana desa tahap kedua, pihaknya juga telah mengirimkan laporan pengunaan dana desa ke Kementerian Keuangan pada 19 November lalu. Dan dana desa pada tahap kedua lalu telah terlaksana 80 persen.

"Kami optimis kami tidak terkena penalti pada pencairan dana desa tahap ketiga karena pencairan dana desa sebelumnya lebih dari 70 persen," pungkasnya.


(SAN)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

1 day Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA