Produksi Minyak Banyu Urip Melebihi 130.000 Bph

Annisa ayu artanti    •    Senin, 14 Dec 2015 20:53 WIB
exxon mobil
Produksi Minyak Banyu Urip Melebihi 130.000 Bph
Lapangan migas Banyu Urip. (ANTARA FOTO/Aguk Sudarmojo)

Metrotvnews.com, Jakarta: ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) mengumumkan produksi minyak dari proyek Banyu Urip, Bojonegoro, Jawa Timur saat ini meningkat lebih dari 130.000 barel per hari (bph).

Project Executive ExxonMobil Cepu Limited, Dan Wieczyinski mengatakan, produksi tersebut dicapai setelah dimulainya produksi dari Central Processing Facility (CPF). Menurutnya, pencapaian produksi ini didukung oleh berbagai pihak, mulai dari SSK Migas, ExxonMobil sebagai operator, Pemda, dan lain-lain.

"Proyek ini mencerminkan keahlian manajemen proyek yang melibatkan semua pihak termasuk SKK Migas, ExxonMobil, pemerintah daerah, para pemasok, dan badan-badan usaha lokal yang masing-masing telah menunjukkan kapabilitasnya," kata Wieczyinski, dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Senin (14/12/2015).

Lapangan Banyu Urip diharapkan dapat menghasilkan 450 juta barel minyak selama masa operasi proyek. ExxonMobil yang bermitra dengan PT Pertamina EP Cepu (PEPC) dan Badan Kerjasama Blok Cepu (BKS) memulai produksi dari Banyu Urip sejak akhir 2008 dengan peningkatan output bertahap seiring dengan bertambahnya fasilitas pengoperasian di 2014 dan 2015.

Lapangan Banyu Urip merupakan proyek minyak terbesar di Indonesia dalam beberapa dekade terakhir, dan pada puncak produksinya akan menghasilkan sekitar 20 persen dari target produksi minyak nasional 2016.

Kepala SKK Migas Amien Sunaryadi pun mengatakan bila produksi Banyu Urip dimaksimalkan, produksinya bisa bermanfaat signifikan bagi ketahanan energi nasional.

"Banyu Urip membantu memaksimalkan nilai sumber energi Indonesia dan menciptakan manfaat yang signifikan dan berkelanjutan," kata Amien.


(AHL)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

10 hours Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA