Mesir: Tidak Ada Unsur Terorisme dalam Tragedi 7K9268

Willy Haryono    •    Selasa, 15 Dec 2015 10:33 WIB
pesawat rusia jatuh di mesir
Mesir: Tidak Ada Unsur Terorisme dalam Tragedi 7K9268
Puing pesawat maskapai Kogalymavia asal Rusia di Sinai, Mesir, Sabtu (31/10/2015). (Foto: AFP / SELIMAN AL-OTEIFI / OFFICE of EGYPTIAN PRIME MINISTER)

Metrotvnews.com, Kairo: Tim investigasi Mesir menegaskan belum menemukan bukti apapun yang dapat mengindikasikan unsur terorisme dalam tragedi jatuhnya pesawat maskapai Rusia di Sinai. 

Jatuhnya pesawat maskapai Kogalymavia pada 31 Oktober menewaskan semua penumpang dan kru yang berjumlah 224. Kelompok militan Islamic State (ISIS) mengklaim telah menjatuhkan pesawat tersebut.

Sejumlah negara, termasuk Rusia sendiri, mengatakan pesawat dengan nomor penerbangan 7K9268 itu kemungkinan besar jatuh karena ledakan bom di dalam kabin. 

"Kami belum menemukan apa-apa yang dapat mengindikasikan adanya gangguan ilegal atau adanya aksi terorisme," lapor Kementerian Penerbangan Sipil Mesir, seperti dikutip CNN, Senin (14/12/2015). 

Dari awal kejadian, otoritas Mesir gencar menegaskan bahwa jatuhnya 7K9268 bukan karena aksi terorisme. Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi menyebut klaim ISIS hanyalah upaya mencoreng citra baik Mesir. 

Sementara itu Rusia belum mau mengomentari laporan terbaru tim investigasi Mesir. Rusia masih tetap pada posisinya yang menduga 7K9268 jatuh karena ulah teroris.

"Saya dapat mengingat kembali kesimpulan tim pakar kami dari agensi terkait yang menyatakan itu adalah serangan teroris," ucap juru bicara Presiden Vladimir Putin, Dmitry Peskov, yang dikutip kantor berita Tass. 


(WIL)