Laporkan Metro TV, Novanto Bakal Kehilangan Simpati

   •    Selasa, 15 Dec 2015 10:55 WIB
setya novanto polisikan metro tv
Laporkan Metro TV, Novanto Bakal Kehilangan Simpati
Ketua DPR Setya Novanto--Antara/Akbar Nugroho Gumay

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua DPR Setya Novanto kembali melaporkan Pemimpin Redaksi Metro TV Putra Nababan ke Bareskrim Polri atas tuduhan pencemaran nama baik. Aksi ini diyakini bakal menggerus simpati publik terhadapnya.

"Metro TV kan sudah melakukan tugas-tugas jurnalistik yang benar, memberikan fakta yang harus diketahui masyarakat. Justru akan menyalahi etika jika mereka tidak lakukan itu, seharusnya Polri menolak (pengaduan) tersebut," ujar Sekretaris Dewan Nasional Setara Institute Romo Benny Susetyo kepada Media Indonesia melalui sambungan telepon, Senin (14/12/2015).

Menurut Romo Benny, tindakan Novanto tersebut sangat ganjil, karena pada dasarnya Metro TV telah melaksanakan prinsip-prinsip dan etika jurnalistik yang benar dan berimbang. Sehingga apabila tuduhan Novanto tidak beralasan.

Selain itu, tambahnya, aksi ini merupakan reaksi yang berlebihan dari Novanto. Dia panik dan kemudian mencari-cari oknum yang bisa disalahkan. "Ini berbahaya bagi demokrasi, karena aksi membungkam atas nama kekuasaan itu melarang hak masyarakat untuk mendapat pengetahuan," pungkasnya.

Novanto lewat pengacaranya, Razman Arif Nasution, melaporkan Pemimpin Redaksi Metro TV Putra Nababan ke Bareskrim Polri, Senin (14/12/2015). Putra diduga melakukan pencemaran nama baik terhadap Novanto.

"Yang dilaporkan Pemred (Pemimpin Redaksi) Metro TV. Dugaan pencemaran nama baik dan fitnah. Ini bukan Sudirman Said, tapi Metro TV. (Sangkaan) UU IT dan KUH Pidana 310 dan 311," kata Razman di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan.

Razman mengatakan, bukti faktual Metro TV sengaja mengaitkan Novanto dalam pembelian pesawat perang amfibi. Padahal, tambah dia, Novanto tak memiliki kewenangan dalam hal tersebut. "Itu urusan Menteri Pertahanan," ujar Razman.

Menurut Razman, segala hal yang dituduhkan kepada kliennya sengaja dikaitkan dan disebarkan untuk mencemarkan nama baik Novanto. Razman menyakini, kliennya itu tak terlibat dalam pembelian pesawat amfibi.

Novanto melalui pengacaranya menuntut Pemred Metro TV Putra Nababan mempertanggungjawabkan perbuatannya. Laporan Novanto teregister dengan Tanda Bukti Lapor Nomor TBL/886/XII/2015/Bareskrim. (Anastasia Arvirianty).


(YDH)

Pukat UGM: KPK Masih Bisa Jadikan Setnov Tersangka

Pukat UGM: KPK Masih Bisa Jadikan Setnov Tersangka

21 minutes Ago

Ini adalah salah satu hasil eksaminasi atau kajian atas putusan praperadilan Setnov yang dikabu…

BERITA LAINNYA