Inspektorat Cek Laporan Dugaan Gratifikasi RSUD Soewondo Kendal

Iswahyudi    •    Selasa, 15 Dec 2015 16:35 WIB
gratifikasi
Inspektorat Cek Laporan Dugaan Gratifikasi RSUD Soewondo Kendal
Ilustrasi gratifikasi.

Metrotvnews.com, Kendal: Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi (GNPK) melaporkan dugaan gratifikasi ke Inspektorat Kabupaten Kendal terkait penerimaan pegawai non PNS di RSUD dr. Soewondo Kendal. Dalam laporannya, GNPK menyebut calon pegawai dimintai uang sejumlah Rp30 hingga Rp40 juta agar diloloskan saat seleksi.

Kepala Inspektorat Kabupaten Kendal M. Ali Yusuf membenarkan adanya laporan tersebut. Namun, dia mengaku tak bisa langsung memutuskan apakah laporan tersebut memang terjadi atau tidak.

"Kami sudah minta keterangan para pelamar yang katanya ada 63 orang yang diterima. Tapi saat kami konfirmasi, tidak ada yang mengaku telah membayarkan sejumlah uang, " ujar Ali, saat dikonfirmasi, Selasa (15/12/2015).

Untuk memastikan apakah dugaan suap itu benar, Inspektorat berencana memanggil pelapor untuk dimintai keterangan terkait laporan tersebut.

Sementara itu, panitia penerimaan pegawai non PNS RSUD dr. Soewondo Kendal mengakui bahwa beberapa waktu lalu pihaknya mengadakan seleksi penerimaan pegawai. Panitia menyesuaikan penerimaan pegawai dengan kebutuhan yang berdasarkan pada analisis bebean kerja dan Peraturan Bupati.

"Ada beberapa posisi yang dibutuhkan, seperti perawat, farmasi, gizi, sopir, staf untuk memandikan jenazah dan lain-lain dan sudah diseleksi," kata Wadir Administrasi Umum RSUD dr. Soewondo, Kurdi.

Kurdi membantah bahwa dalam seleksi penerimaan pegawai terdapat pungutan-pungutan bahkan permintaan uang untuk memuluskan seleksi. Menurutnya, pihak RSUD dr. Soewondo telah menyampaikan bahwa penerimaan pegawai tidak dipungut biaya.



(MEL)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

8 hours Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA