Dapat Predikat A, Ini Langkah Soekarwo untuk Jatim

Amaluddin    •    Selasa, 15 Dec 2015 20:31 WIB
pemerintahan
Dapat Predikat A, Ini Langkah Soekarwo untuk Jatim
Gubernur Jawa Timur Soekarwo. (Metrotvnews.com/Amaluddin)

Metrotvnews.com, Surabaya: Jawa Timur mendapat predikat A dalam Laporan Hasil Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Pemerintah Provinsi. Jatim memperoleh skor 80,04, dengan tingkat kinerja memuaskan. 

Gubernur Jatim Soekarwo mengatakan, keberhasilan itu merupakan kesuksesan masyarakat. Dia menyebut penghargaan itu merupakan wujud keberhasilan Jatim menjalankan pemerintahan sesuai undang-undang.

Menurut pemilik sapaan Pakde Karwo itu, pada saat penyusunan program, Pemprov Jatim selalu menggunakan cara demokrasi partisipatoris. Artinya, semua elemen dilibatkan dalam setiap proses pengambilan keputusan kebijakan. 

"Jadi program yang berjalan akan dicek setiap tiga bulan sekali, apakah ada kekurangan dan perlu dilakukan perbaikan atau tidak. Masyarakat yang bersentuhan langsung dengan kegiatan tersebut diajak untuk merumuskan kebijakan," kata Pakde di Surabaya, Selasa (15/12/2015). 

Pakde mencontohkan, berkurangnya lahan pertanian di Jatim sebanyak 1.080 ha/tahun. Meski lahan berkurang, produktivitas pertanian harus terus meningkat, paling tidak sekitar 11-13 persen. Hasilnya, meski lahan subur berkurang, tahun ini Jatim mengalami peningkatan produksi padi mencapai 5,2 persen. 

Ke depan, Pemprov Jatim akan memfokuskan permasalahan pengangguran dari banyaknya kasus PHK perusahaan. Dia mengaku akan memaksimalkan industri primer. Produk pertanian harus diolah agar punya nilai tambah sebelum dilempar ke pasaran.

Siang tadi, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Timur mendapat nilai A dalam evaluasi kinerja pemerintah provinsi. Penilaian dilakukan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Komisi Pemberantasan Korupsi, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan, dan Badan Pusat Statistik.

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, penilaian evaluasi kinerja pemerintah provinsi sengaja diumumkan setelah pelaksanaan pilkada 9 Desember. "Biar tidak jadi bahan kampanye," kata JK di Istana Wakil Presiden.

Berikut nilai pemerintah provinsi:

Pemprov dengan kategori nilai A:

Pemprov DI Yogyakarta

Pemprov Jawa Timur

Pemprov dengan kategori nilai BB:

Pemprov Kalsel

Pemprov Bali

Pemprov Kaltim

Pemprov Sumsel

Pemprov Jawa Tengah

Pemprov Sumbar

Pemprov Jawa Barat

Pemprov dengan kategori nilai B:

Pemprov Kepri

Pemprov Bengkulu

Pemprov Nusa Tenggara Timur

Pemprov Sulawesi Utara

Pemprov Bangka Belitung

Pemprov Kalimantan Barat

Pemprov Sulawesi Tengah

Pemprov Kalimantan Tengah

Pemprov dengan kategori nilai CC:

Pemprov NTB

Pemprov DKI Jakarta

Pemprov Aceh

Pemprov Sumut

Pemprov Sulsel

Pemprov Maluku

Pemprov Gorontalo

Pemprov Riau

Pemprov Jambi

Pemprov Lampung

Pemprov Banten

Pemprov Sultra

Pemprov Sulbar

Pemprov Papua

Pemprov Papua Barat

Pemprov Maluku Utara

Pemprov dengan kategori nilai D:

Pemprov Kaltara.


(SAN)