Penurunan Pasar Kamera Entry Level Tidak Terpengaruh Fluktuasi Dolar

Lufthi Anggraeni    •    Rabu, 16 Dec 2015 08:35 WIB
canon
Penurunan Pasar Kamera Entry Level Tidak Terpengaruh Fluktuasi Dolar
Penurunan angka penjualan kamera entry level bukan karena fluktuasi dolar.

Metrotvnews.com, Bandung: Canon menyatakan mengalami penurunan penjualan selama tahun 2015, hari ini, Selasa (15/12/15), bertempat di Savoy Homann Bidakara Hotel. Hal ini diungkapkan Canon bersamaan dengan acara peresmian Canon Image Square dan peluncuran kamera PowerShot terbarunya.

"Kamera kelas entry-level memang mengalami penurunan. Namun, penurunan itu bukan akibat dampak melemahnya rupiah dan nilai tukar dolar yang tinggi," ujar Merry Harun, Canon Division Director PT Datascrip.

Penurunan ini, jelas Merry, disebabkan oleh peningkatan popularitas smartphone yang dibekali dengan kamera berfitur canggih. Karenanya, Canon menargetkan untuk mempertahankan market share kamera kompak di tahun mendatang.

Pada tahun ini, kamera saku Canon berhasil meraih pangsa pasar sebesar 30 persen, sementara untuk kamera DSLR berhasil meraih pangsa pasar sebesar 50 persen di Indonesia.

Merry juga menyebut, pada tahun ini, Canon telah mendistribusikan sebanyak 500 unit kamera saku ke seluruh wilayah Indonesia, dan memprediksi hanya akan mendistribusikan sebanyak 300 hingga 400 unit pada tahun depan. Sementara untuk DSLR, Merry memprediksi kamera ini akan didistribusikan sebanyak 220 unit pada tahun 2016.

Terkait pendistribusian produk, Angelie Ivone, Marketing Manager Image Communications Products Div PT Datascrip, menambahkan sebanyak 500 unit didistribusikan secara merata kepada dealer utama, untuk kemudian disebarkan kembali ke reseller masing-masing.


(MMI)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

23 hours Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA