Rupiah Rentan Melemah

Dian Ihsan Siregar    •    Rabu, 16 Dec 2015 08:42 WIB
kurs rupiah
Rupiah Rentan Melemah
Ilustrasi. (FOTO: AFP/ADEK BERRY)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pelaku pasar merespons aksi pemerintah melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) nomor 222/PMK.07/2015, sehingga membuat pergerakan rupiah sedikit menguat tipis.

"Pemerintah mengubah aturan batas defisit pemerintah daerah menjadi hanya 0,1 persen dari sebelumnya dipatok 0,3 persen yang menandakan ruang gerak pemerintah lebih luas, karena bisa mentolerir defisit anggaran hingga 2,9 persen,"‎ ujar Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada dalam keterangan risetnya yang ‎diterima Metrotvnews.com‎, Rabu (16/12/2015).

Akan tetapi, menurut Reza, di tengah positifnya rupiah, terlihat pergerakan laju mata uang lainnya turut melemah terhadap USD, seperti EUR, GBP, JPY, CAD, dan beberapa lainnya. Dengan melemahnya sejumlah mata uang tersebut membuat rupiah rentan terkena pelemahan.

Sebelumnya sudah diberitahukan, sentimen negatif cenderung membuat posisi rupiah terancam melemah. Pergerakan rupiah, ujar dia, mencoba berbalik arah. Jika sentimen yang ada cukup mendukung, maka masih dimungkinkan bagi rupiah untuk dapat bergerak positif.

Meski demikian, Reza berharap tetap mewaspadai potensi pelemahan yang ada mengingat mata uang lainnya masih cenderung melemah terhadap laju USD.

"Dalam satu hari ini laju rupiah akan berada di level Rp14.050-Rp14.125 per USD (kurs tengah BI)," tutup Reza.


(AHL)