Usung 6 Syarat, Jatim Bidik Kedaulatan Pangan Capai 2,86%

Amaluddin    •    Rabu, 16 Dec 2015 17:59 WIB
pangan global
Usung 6 Syarat, Jatim Bidik Kedaulatan Pangan Capai 2,86%
Gubernur Jawa Timur, Soekarwo. (FOTO: MTVN/Amaluddin)

Metrotvnews.com, Surabaya: Gubernur Jawa Timur Soekarwo mengatakan ada enam syarat untuk mewujudkan kedaulatan pangan, yakni daulat lahan, daulat benih, daulat pupuk, daulat teknologi tepat guna, daulat irigasi, serta daulat pembiayaan melalui Bank UMKM/Bank Tani.

Jika syarat tersebut terpenuhi, maka pada 2019 indeks pertanaman (IP) di Jatim akan mencapai 2,86 persen produksi sebesar 14,5 juta ton gabah kering giling atau 9,425 juta beras. Itu artinya, Jatim bisa surplus 5,825 juta ton beras.

"Untuk bisa merealisasikan itu kami akan melakukan beberapa hal, yakni dengan meningkatkan indeks pertanaman, produktivitas, dan membenahi tata niaga komoditas pangan," kata pria yang akrab disapa Pakde Karwo itu, dalam siaran persnya yang diterima Metrotvnews.com, Rabu (16/12/2015).

Peningkatan indeks pertanaman yakni dengan mengoptimalkan pengelolaan lahan dan air di Daerah Aliran Sungai (DAS). Dijelaskannya, luas Jatim mencapai 47.113 km2 atau 2,5 persen dari luas wilayah Indonesia. Dari luas tersebut, baku sawah beririgasi seluas 934.376 ha aktual, 12,8 persen luas nasional.

Dari jumlah tersebut, Jatim didukung tujuh aliran Daerah Aliran Sungai (DAS) dan waduk/embung/ranu sebanyak 530 buah. Total potensi air mencapai 52,2 miliar m³ dengan ketersediaan air 19,3 miliar m³ dan  kebutuhan air 22,2 miliar m³.

"Jatim masih defisit neraca air sebesar 2,9 milliar m³. Akan tetapi, Pemprov Jatim memiliki solusi antara lain melakukan penghematan air 10 persen atau sebesar 79.000 ha atau sebesar 1,9 miliar m3. Selain itu menarik kembali air yang terbuang di AFPUR dan sumur air dalam jika itu bisa dilakukan bisa menghasilkan air sebesar 1 M m3. Sehingga kekurangan 2,9 miliar m3 neraca air bisa teratasi," ungkapnya.


(AHL)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA