The Fed akan Beri Angin Segar Sementara ke Rupiah

Dian Ihsan Siregar    •    Kamis, 17 Dec 2015 08:49 WIB
kurs rupiah
The Fed akan Beri Angin Segar Sementara ke Rupiah
Ilustrasi -- FOTO ANTARA/Prasetyo Utomo

Metrotvnews.com, Jakarta: Jelang pengumuman Rapat FOMC, laju rupiah masih dapat bergerak menguat terhadap dolar AS (USD). Sebab, ada kecenderungan akan dinaikannya Fed rate memberikan kepastian ke pasar uang, sehingga tidak membuat laju USD bergejolak keras.

"Kondisi itu pun dimanfaatkan rupiah untuk melaju di zona hijaunya," tutur Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada dalam keterangan risetnya yang ‎diterima Metrotvnews.com, Kamis (17/12/2015).

Di sisi lain, Reza menilai, mata uang negeri Paman Sam ini memperlihatkan pergerakan variatifnya terhadap sejumlah mata uang lainnya, seperti EUR, GBP, dan JPY. Sedangkan USD terpantau menguat  terhadap AUD, CNY, INR, dan HKD.

Sebelumnya sudah disampaikan, rupiah mencoba berbalik arah menguat. Jika sentimen yang ada cukup mendukung maka masih dimungkinkan bagi rupiah untuk dapat bergerak positif.

Dia mengharapkan, pergerakan rupiah dapat kembali melanjutkan penguatan seiring kepastian telah dinaikannya suku bunga The Fed.

Meski demikian, Reza mengharapkan, tetap mewaspadai potensi pelemahan yang ada mengingat mata uang lainnya masih cenderung melemah terhadap laju USD. "Dalam satu hari ini laju Rupiah akan berada di level Rp14.035-Rp14.080 per USD (kurs tengah BI)," tukasnya.


(AHL)