WN Korea Protes Dirazia BNNP

Deo Dwi Fajar Hari    •    Kamis, 17 Dec 2015 10:03 WIB
narkoba
WN Korea Protes Dirazia BNNP
Petugas mendata pengunjung dan pekerja karaoke dalam operasi cipta kondisi jelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2016. (Foto: Metrotvnews.com/Deo)

Metrotvnews.com, Semarang: Jelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2016, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah merazia tiga tempat karaoke di Kota Semarang guna mencegah penyalahgunaan narkoba. Tempat karaoke yang jadi sasaran BNNP di antaranya, K-Lounge, Executive Karaoke dan Family Fun.

Saat razia, petugas menemukan warga negara Korea Selatan bernama Kim tengah berada di Executive Karaoke. Untuk memastikan tak ada penyalahgunaan narkoba, petugas meminta Kim melakukan tes narkoba. Sayang, Kim menolak untuk melakukan tes

Petugas yang dipimpin Kepala Bidang Brantas BNNP Jateng, Suprinanto pun berang dan meminta Kim taat pada hukum di Indonesia.

"Anda berada di Indonesia, jadi anda harus memakai hukum Indonesia. Kalau di negara anda silakan sesuka anda. Ini Prosedur," tegas Suprinanto, Rabu (16/12/2015) malam.

Setelah dibujuk oleh salah seorang temannya, Kim pun akhirnya mau memgikuti uji penggunaan narkoba. Meski hasil tes menyatakan negatif, warga Korea tersebut terus meracau dan memarahi petugas.

Berbeda di tempat karaoke Family Fun, petugas menemukan dua orang petugas TNI yang diduga menjadi bodyguard tempat tersebut. BNNP langsung meminta keduanya melakukan tes narkoba dan hasilnya negatif.

Dalam razia kali ini, aparat gabungan BNNP Jateng, Pondam melakukan tes kepada 104 orang baik pengunjung maupun pekerja karaoke.

"Dari seluruh tes di  tempat menunjukkan tidak ada pengguna narkoba yang kami temui," jelas Suprinanto.


(MEL)