Siapa Pengganti Novanto?

Krisiandi, Misbahol Munir    •    Kamis, 17 Dec 2015 10:19 WIB
pencatut nama presiden
Siapa Pengganti Novanto?
Ade Komarudin (kiri) dan Fadel Muhammad (kanan) di satu acara bersama Aburizal Bakrie dan MS Hidayat. Foto: MI/Panca Syurkani

Metrotvnews.com, Jakarta: Setya Novanto mundur dari kursi Ketua DPR. Pertanyaan selanjutnya, siapa pengganti Wakil Ketua Umum Partai Golkar itu?

Partai Golkar masih punya hak untuk memajukan nama pengganti Novanto. Itu mengacu pada UU MPR DPR DPD dan DPRD (MD3). Pasal 46 ayat (2) UU tersebut berbunyi:

"Dalam hal penggantian pimpinan DPR tidak dilakukan secara keseluruhan, salah seorang pimpinan DPR meminta nama pengganti ketua dan/atau wakil ketua DPR yang berhenti kepada partai politik yang bersangkutan melalui Fraksi."
 
Beberapa nama dijagokan. Sebutlah Ketua Fraksi Partai Golkar Ade Komarudin, Wakil Ketua Umum Partai Golkar hasil Munas Bali Fadel Muhammad dan Wakil Ketua Umum Partai Golkar hasil Munas Jakarta, Agus Gumiwang Kartasasmita.

Pengamat politik dari Universitas Padjajaran (Unpad) Bandung Muradi menilai tiga nama itulah yang kini paling memungkinkan. 

"Agus jadi kuda hitam, dua nama pertama yang paling kuat," kata Muradi saat dihubungi, Kamis (17/12/2015).

Ade dan Fadel adalah politikus Partai Golkar yang kini jadi pengurus di Partai Golkar hasil munas Bali, pimpinan Aburizal Bakrie. Sama dengan Novanto.

Itulah yang jadi faktor kuat, dua nama itu, punya kans lebih besar duduk sebagai Ketua DPR ketimbang Agus, yang dikenal dekat dengan Agung Laksono.  

Muradi menilai, jika kemudian mengerucut kepada Ade dan Fadel, nama pertama dianggap lebih berpeluang. Ade dinilai bisa membangun komunikasi, baik di internal Partai Golkar maupun antarfraksi di DPR. Muradi menduga Ade kini disiapkan untuk menggantikan Novanto. 

"Ade, saat konflik Golkar ramai di media, dia tak muncul, tak banyak bergesekan. Dia bisa membangun komunikasi, termasuk dengan faksi Agung Laksono," ucapnya.


Ade Komarudin. Foto: Antara/Prasetyo Utomo 

Ade Komarudin juga terampil dalam menjalin komunikasi. Jika tak ada akrobat atau kejadian politik luar biasa, anggota Komisi XI ini bisa jadi didorong Partai Golkar. 

"Tapi jangan lupakan Fadel. Dia juga senior dan bisa berkomunikasi. Hanya mungkin ada resistensi dari kubu Agung Laksono jika ," ujar Muradi.

Yang jelas, sambung Muradi, kondisi saat ini bukanlah manuver Partai Golkar, namun keputusan pribadi Novanto. Maka, Golkar secara prinsip belum menyiapkan sosok yang pasti.

Namun demikian, baik Ade maupun Fadel, dinilai bisa diterima oleh empat pimpinan lain. "Mereka (para pimpinan lain) akan menyesuaikan, karena mereka juga pragmatis," kata Muradi.    

Dibahas Hari Ini

Sementara itu, Fadel Muhammad mengatakan pengganti Novanto baru akan dibahas hari ini, di Kantor DPP Partai Golkar. Yang pasti, kata dia, Golkar mencari sosok yang terbaik. 


Fadel Muhammad. Foto: MI/Susanto

"Soal pengganti biasanya tergantung struktur di organisasi, pengalaman dan suara terbanyak dan masukan ketua umum juga," kata Fadel.

Dia mengaku siap jika ditunjuk partai menggantikan Novanto. "Saya di Golkar Wakil Ketua Umum dan secara pengalaman Alhamdulillah cukup. Dari aspek suara, saya terbanyak di antara teman-teman lain," papar Fadel.



(KRI)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

6 days Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA