Kuasa Hukum Adu Mulut dengan Saksi Sidang Pembunuhan Angeline

Arnoldus Dhae    •    Kamis, 17 Dec 2015 14:38 WIB
penemuan jenazah angeline
Kuasa Hukum Adu Mulut dengan Saksi Sidang Pembunuhan Angeline
Hotma Sitompul, pengacara Margriet C Megawe, Ant - Fanny Octavianus

Metrotvnews.com, Denpasar: Kuasa hukum Margriet Megawe, Hotma Sitompul, berdebat dengan saksi Susiani dalam sidang kasus pembunuhan Angeline di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Bali. Hotma menilai Susiani memberikan keterangan yang berbelit-belit dan sulit dimengerti.

Susiani memberikan kesaksiannya terkait hari-hari menjelang Angeline dinyatakan hilang dan kemudian ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di belakang rumah Margriet. Susiani merupakan orang yang tinggal di rumah kos milik Margriet. Lokasi rumah kos Susiani berjarak tak jauh dari rumah Margriet.

Dalam sidang, Kamis 17 Desember, Hotma menilai keterangan Susiani tak logis. Sehingga, Hotma meminta majelis hakim tak mendengarkan keterangan Susiani.

"Bagaimana mungkin saksi melihat Engeline habis dipukul tetapi bekerja dengan menari-menari. Terus sehari sebelum kejadian, saksi melihat Engeline dipukul hingga keluar darah di hidung dan telinga tetap masih pergi ke sekolah. Saya mau tanya, saksi ini logis atau tidak," teriak Hotma Sitompul di ruang sidang.

Hotma bahkan mengatakan keterangan semua saksi sama. Kemungkinan besar, kata Hotma, semua keterangan sudah diatur polisi. Artinya, kata Hotma, keterangan saksi tak bisa menjadi alat bukti di muka sidang. 

"Saya yang bertangung jawab dengan omongan saya. Karena banyak sekali BAP-BAP itu copy paste, bahkan sampai titik komanya sama," papar pengacara ternama itu.

Susiani pun menyerang balik. Ia menegaskan dirinya memberikan keterangan bukan karena ingin membela pihak mana pun.

"Bapak ini mau bertanya atau marah-marah. Saya tidak peduli siapa yang menang dan kalah dalam kasus ini. Saya minta maaf, Pak Hakim," ujar Susiani.

Ketua Majelis Hakim Edward Haris Sinaga pun meredakan kekisruhan itu. Hakim Edward menegur Hotma untuk tak menggiring kesaksian di luar perkara. Hakim juga menegur Susiani.

"Kalau tidak tahu, katakan saja tidak tahu. Jangan memberikan penjelasan terhadap apa yang tidak saksi ketahui," ujar Hakim Edward dengan tegas.


(RRN)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

5 days Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA