Taufik Sesalkan Perlakukan Ahok pada Isnaeni

Intan fauzi    •    Kamis, 17 Dec 2015 18:22 WIB
kjp
Taufik Sesalkan Perlakukan Ahok pada Isnaeni

Metrotvnews.com, Jakarta: Wakil Ketua DPRD DKI Mohammad Taufik menyesalkan konflik yang terjadi antara Gubernur Provinsi DKI Jakarta Basuki `Ahok` Tjahaja Purnama dan warga Koja, Jakarta Utara, Yusri Isnaeni, 32. Sebagai pemimpin, Ahok harus mendengar keluhan warganya.

Yusri menemui Ahok untuk melaporkan praktik pencairan uang KJP. Namun, belum tuntas menceritakan kasus itu, Ahok memaki Yusri dan berbalik menyebut Yusri sebagai maling.
 
Menurut Taufik, Yusri hanya melaporkan apa yang terjadi di lapangan. Seharusnya, gubernur menerima terlebih dahulu laporan tersebut. "Gubernur harus mendengar dan menerima keluhan maupun laporan warganya," kata Taufik di Gedung DPRD, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (17/12/2015).
 
Taufik mengatakan, menerima dan mengkaji laporan masyarakat adalah langkah sederhana yang bisa dilakukan gubernur. Seharusnya Ahok tidak perlu marah-marah. “Jangan kasar, terima saja laporannya, apa susahnya sih. Lalu dikaji laporannya,” ujarnya.
 
Terkait tindakan Yusri yang melaporkan AHok ke Polda Metro Jaya, menurut Taufik itu hak setiap warga negara. Taufik mengatakan, sebelumnya Yusri sempat mengadu ke DPRD perihal masalah yang dihadapi. "Setelah pengaduan itu kami sudah sampaikan ke kepala dinas terkait agar ditelusuri," katanya.
 
Sebelumnya, Yusri berniat melaporkan kepada Ahok terkait adanya praktik pencairan uang KJP di sebuah toko di Koja, Jakarta Utara. Yusri menemui Ahok di pendopo Balai Kota DKI. Namun, belum tuntas menceritakan kasus itu, Ahok memaki Yusri dan berbalik menyebut Yusri sebagai maling.
 
Tak terima perlakukan kasar itu, Yusri melaporkan Ahok ke Polda Metro Jaya. Laporan Yusri tercatat dalam nomor laporan LP/5405/XII/2015/PMJ/Ditreskrimum 16 Desember 2015. Yusri menuntut Ahok membayar ganti rugi Rp100 miliar dan meminta maaf di depan umum.
(FZN)