Bentrok Lapas Kerobokan, Kerusuhan Meluas di Denpasar

Arnoldus Dhae    •    Kamis, 17 Dec 2015 20:42 WIB
kerusuhan
Bentrok Lapas Kerobokan, Kerusuhan Meluas di Denpasar
[ILUSTRASI] Suasana pengamanan di Lapas Kerobokan Bali saat pemindahan dua terpidana mati asal Australia Myuran Sukumaran dan Andrew Chan. (Ant/Nyoman Budhiana.)

Metrotvnews.com, Denpasar: Keadaan Kota Denpasar belum kondusif. Kerusuhan dua kelompok ormas di Lapas Klas II A Kerobokan pada Kamis 17 Desember 2015, pukul 16.00 Wita, meluas ke beberapa wilayah di Denpasar.

Awalnya, polisi menghalau puluhan anggota ormas yang akan menyerang Lapas. Setelah kelompok ini berhasil dihalau, datang kelompok lain yang juga ingin menyerang. Kedua kelompok yang dihalau dari area lapas bertemu di sekitar Jl Teuku Umar dan Jl Marlboro.

Pantauan kontributor Media Indonesia di lokasi menemukan ratusan kendaraan dirusak oleh massa dari kedua ormas di Bali. Hingga berita ini disusun, belum ada laporan resmi soal korban jiwa maupun luka-luka.

Massa juga tampak berkumpul di sekitar RSUP Sanglah Denpasar. Belum diketahui apa yang akan dilakukan anggota ormas tersebut. Konsentrasi anggota ormas membuat ratusan polisi bergerak ke RSUP Sanglah dan di kawasan Jl Teuku Umar Barat dan Jl Marlboro.

Polisi juga tampak mengarah ke markas salah satu ormas di Jl Badak Agung, Denpasar. Namun, rupanya polisi terlambat. Karena, ratusan anggota ormas sudah bergerak ke beberapa titik kerusuhan di Kota Denpasar.

"Kita kerahkan anggota ke seluruh titik konsentrasi massa," kata Direskrimum Polda Bali Kombes Pol Bambang Yogaswara.

Hingga saat ini, polisi masih menyidik penyebab amukan massa dari dua ormas besar di Pulau Dewata tersebut. "Sementara saya belum bisa jelaskan soal kerusuhan tersebut karena penyidikan sedang dilakukan," ujarnya.


(SAN)