Din Syamsuddin: RI Tidak Usah Ikut-ikutan Koalisi Arab

Sonya Michaella    •    Kamis, 17 Dec 2015 21:02 WIB
indonesia-arab saudi
Din Syamsuddin: RI Tidak Usah Ikut-ikutan Koalisi Arab
Ketua Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin. (Foto: MI/Panca Syurkani)

Metrotvnews.com, Jakarta: Koalisi militer 34 negara yang dipimpin Arab Saudi dibentuk sebagai salah satu upaya memerangi radikalisme dan terorisme. Indonesia tidak termasuk dalam koalisi tersebut.

Ketua Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin mengaku senang dengan sikap Indonesia yang tidak mau terlibat.

"Jika sampai terlibat, dianggap bisa menyalahi prinsip luar negeri Indonesia berdasarkan prinsip bebas aktif," ungkap Din di kantor Centre for Dialogue and Cooperation among Civilisations di Menteng, Jakarta, Kamis (17/12/2015).

Tidak terlibat bukan berarti tidak peduli. Din berpendapat Indonesia sebaiknya menjadi kekuatan penengah dan perantara dalam perang melawan terorisme dan ekstremisme. 

"Kalau Indonesia ikut-ikutan koalisi militer, nanti jadi pelengkap penderita," ujar Din.

Koalisi bentukan Saudi bisa jadi memang diperlukan, tapi Indonesia dapat berkontribusi dalam perjuangan ini melalui cara lain. 

"Sebagai Chairman CDCC, saya berharap konflik-konflik yang terjadi sekarang cepat berakhir, tapi tidak dengan kekerasan atau radikalisasi apalagi bunuh membunuh," ujar Din, yang pernah menjabat sebagai Ketua Umum MUI.

Terkait konflik Israel dan Palestina, Din mengatakan prakarsa Indonesia membantu Palestina sudah terjalin dengan rencana pembukaan konsulat kehormatan di Ramallah. Indonesia dan Palestina bekerja sama melalui Kementerian Luar Negeri menempuh jalan resmi untuk membantu meredam konflik Israel dan Palestina.


(WIL)