Tak Terpilih, Johan Budi Mengaku Senang

Yogi Bayu Aji    •    Kamis, 17 Dec 2015 21:16 WIB
capim kpk
Tak Terpilih, Johan Budi Mengaku Senang
Plt Pimpinan KPK Johan Budi SP. MI/Panca Syurkani.

Metrotvnews.com, Jakarta: Pelaksana Tugas Pimpinan (Plt) KPK Johan Budi bersyukur tak terpilih jadi pimpinan lembaga antikorupsi jilid IV. Keluarga Johan tak ingin ia duduk sebagai pimpinan lembaga antikorupsi.

"Alhamdulillah, saya jujur saja senang tidak terpilih. Mungkin Allah SWT memberi jalan yang terbaik buat saya," kata Johan Budi dalam pesan singkat, Kamis (17/12/2015).

Menurut dia, istri dan anaknya kerap berdoa agar Johan tidak lolos. Mereka masih berat karena waktu Johan untuk keluarga akan berkurang, seperti saat dia masih menjabat sebagai Plt.

Johan pun menghormati pilihan Komisi III DPR. Dia memilih mendukung nahkoda baru lembaga antikorupsi. "Semoga di bawah kepemimpinan KPK yang baru, KPK semakin maju dan selalu on the track,"  pungkas dia.

Sebelumnya, Komisi III DPR menggelar pemungutan suara untuk menentukan calon pimpinan KPK periode 2015-2019 malam ini. Dari hasil voting itu, Komisi III berhasil menentukan lima dari 10 orang capim terpilih.

Mereka adalah Agus Rahardjo dengan perolehan suara sebanyak 53 suara, Basaria Pandjaitan, sebanyak 51 suara Alexander Marwata, sebanyak 46 suara , Laode Muhammad Syarif dan Saut Situmorang masing-masing mendapatkan sebanyak 37 suara.

"Bisa disepakati bapak dan ibu sekalian (nama-nama di atas). Dari lima yang kita ketok untuk masa jabatan 4 tahun ke depan," kata Ketua Komisi III Aziz Syamsuddin.

Sementara sisa nama capim KPK lain dinyatakan tidak terpilih sebagai Pimpinan KPK periode mendatang. Mereka adalah Johan Budi Sapto Prabowo yang mendapatkan 25 suara, Robby Arya Brata 14 suara, Sudjanarko 3 suara, Busyro Muqoddas 2 suara dan Surya Tjandra tidak mendapatkan suara sama sekali alias nol.

Sebanyak 54 Anggota Komisi III memberikan suaranya dalam voting kali ini. Masing-masing anggota diberikan kertas suara dan maksimal boleh membulatkan lima dari 10 nama yang tertulis. Penghitungan suara ini disaksikan semua fraksi yang masing-masing diwakili satu orang.


(DRI)