Menkeu Pede Bos Pajak Bisa Amankan Pajak di Desember

Annisa ayu artanti    •    Jumat, 18 Dec 2015 07:46 WIB
pajakpenerimaan negara bukan pajak
Menkeu <i>Pede</i> Bos Pajak Bisa Amankan Pajak di Desember
Menkeu Bambang Brodjonegoro -- FOTO: Antara/SIGID KURNIAWAN

Metrotvnews.com, Jakarta: Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat hingga saat ini perkiraan setahun untuk extra effort Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak di luar PPh Migas sebesar Rp1.049 triliun atau sekitar 84,3 persen.

Menteri Keuangan  (Menkeu) Bambang Bridjonegoro mengatakan, realisasi sampai dengan Noveber 2015 mencapai Rp830,7 triliun dan perkiraan Desember Rp218,3 triliun. Bambang menargetkan, Plt Dirjen Pajak Ken Dwijugiasteadi untuk bisa mengamankan pajak di Desember 2015 ini.

"Ketika mengangkat Ken sebagai Plt, pesan saya cuma satu mengamankan perkiraan pajak Desember. Berdasarkan setahun PPh non-migas Rp1.049 triliun atau sekitar Rp84,3 persen. November Rp830,7 triliun. Desember Rp218,3 triliun," kata Bambang, dalam rapat kerja dengan Komisi XI, di Komplek Kantor Parlementer, Senayan, Jakarta, Kamis (17/12/2015) malam.

Bambang meyakini, untuk mencapai target Desember, pihaknya dapat mencari peluang-peluang dari setoran rutin seperti PPh dan PPN, ekstensifikasi perluasan wajib pajak, serta imbauan.

"Hanya dalam sebulan, bisa mencari peluangnya. Dari setoran rutin, PPH dan PPN Rp97,9 triliun, ekstensifikasi perluasan wajib pajak yang belum disetorkan Rp16,7 triliun, imbauan sekitar Rp51,3 triliun tahun pembinaan
pajak," jelas dia.

Bambang menambahkan, Pemerintah sudah memberikan kesempatan wajib pajak tanpa sanksi dengan batas waktu sampai akhir tahun.

"Wajib pajak diberi kesempatan bayar pajak tanpa sanksi. batas waktu sampai akhir tahun pembayaran menumpuk di akhir tahun. Pemeriksaan penagihan Rp47 triliun, penyelidikan Rp1,7 triliun, revaluasi Rp10 triliun," tutup dia.


(AHL)