Pemerintah Apresiasi Beasiswa OSC Metrotvnews.com

Arga sumantri    •    Jumat, 18 Dec 2015 08:29 WIB
beasiswa
Pemerintah Apresiasi Beasiswa OSC Metrotvnews.com
Pelajar penerima beasiswa Online Scholarship Competition (OSC). (Foto: MTVN/Arga Sumantri)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kementerian Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengapresiasi beasiswa melalui program Online Scholarship Competition (OSC) yang digagas Metrotvnews.com. Program beasiswa Osc diharap terus berlanjut.
 
Inspektur Jenderal Kemendikbud Daryanto mengatakan, program beasiswa OSC jadi satu terobosan yang relevan di era teknologi informasi. Ajang OSC memberikan kesempatan bagi masyarakat luas untuk memperoleh pendidikan yang lebih tinggi.
 
"Putra putri terbaik bangsa kita diberikan inspirasi untuk berkompetisi secara sehat dan adil. Pemberian beasiswa ini mampu melatih daya juang dan memperjuangkan cita-cita anak bangsa secara maksimal," kata Daryanto saat membacakan sambutan Mendikbud Anies Baswedan di Ballroom Kuningan City, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (17/12/2015).
 
Direktur Pembelajaran Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) Paristiyanti Nurwardani mengatakan, program beasiswa OSC jadi satu jembatan memperbaiki pendidikan di Indonesia.
 
“Kami berkeyakinan, sumber daya manusia yang berkarakter serta memiliki jiwa patriotisme ada diantara 50 orang penerima beasiswa OSC. Program semacam ini harus terus berjalan," kata Paristyanti.
 
Program Online Scholarship Competition ini merupakan kompetisi beasiswa berbasis online. Program ini bekerja sama dengan lima kampus, yakni Universitas Mercu Buana, Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Universitas Pelita Harapan (UPH), Universitas Trisakti, dan Universitas Al-Azhar indonesia (UAI) dengan Metrotvnews.com.
 
Mereka terpilih dari hasil seleksi 5.600 pelajar dari berbagai penjuru daerah yang mendaftar di program beasiswa OSC. Mereka dites melalui sistem online yang diakukan secara serentak.
 
Tes online ini merupakan terobosan yang dapat memperluas kesempatan bagi siswa untuk mengikuti proses seleksi tanpa harus datang langsung ke kampus yang dituju.
 
Hasilnya, 125 anak terpilih mengikuti tahapan berikutnya di Jakarta. Masing-masing kampus menerima 25 pelajar terpilih untuk mengikuti tahapan berikutnya yang meliputi tes akademis hingga wawancara.
 
Puncaknya, masing-masing kampus menetapkan 10 pelajar terpilih yang berhak mendapat beasiswa pendidikan gratis hingga lulus S1. Total ada 50 pelajar yang terpilih dan beruntung mendapat pendidikan gratis di kampus yang mereka pilih. Penerima beasiswa mendapat bebas biaya uang pangkal 100 persen serta bebas biaya semester selama 4 tahun (8 Semester).


(FZN)