Ojek Online Masih Beroperasi

LB Ciputri Hutabarat    •    Jumat, 18 Dec 2015 08:51 WIB
ojek online
Ojek <i>Online</i> Masih Beroperasi
Kantor Go-Jek, Jalan Kemang Raya, Jakarta, Kamis (6/8). MI/Galih Pradipta.

Metrotvnews.com, Jakarta: Meski heboh dilarang beroperasi, driver ojek masih berseliweran di Jalan Ibu Kota. Mereka masih terlihat memilih untuk narik ketimbang mengindahkan surat pemberitahuan yang dikeluarkan Kementerian Perhubungan.

Salah satunya driver Go-Jek, Nasikin, 43, masih memilih mengambil penumpang hari ini. Padahal, dia sudah tahu soal surat pemberitahuan dari Kemenhub itu.

"Tapi masih disuruh narik aja kok sama kantor, belum ada pelarangan," kata Nasikin kepada Metrotvnews.com, di Kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, Jumat (18/12/2015).

Nasikin menjelaskan, belum ada respon dari kantor Go-Jek soal surat itu. Namun, kalau memang benar ada pemberhentian operasi, Nasikin memilih untuk kembali menjadi ojek biasa.

"Belum ada kabar dari kantor, buktinya kalau ada pelarangan pasti ada pembatasan pelanggan. Ini mereka (kantor) juga masih tetap ngasih pelanggan," ucap dia.

Kemarin, Kementerian Perhubungan mengeluarkan Surat Pemberitahuan Nomor UM.3012/1/21/Phb/2015 kemarin. Di dalamnya disebutkan bahwa setiap transportasi umum berbasis aplikasi dalam jaringan (daring) dilarang beredar di Ibu Kota.

Alasannya, ojek dan taksi sejenis tidak memenuhi ketentuan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan serta Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2014 tentang Angkutan Jalan.


(DRI)