Euforia The Fed Masih Kokohkan Dolar AS

   •    Jumat, 18 Dec 2015 10:03 WIB
dolar as
Euforia The Fed Masih Kokohkan Dolar AS
Ilustrasi. (FOTO: AFP/ADEK BERRY)

Metrotvnews.com, New York: Kurs dolar AS menguat terhadap mata uang utama lainnya pada Kamis (Jumat pagi WIB), karena Federal Reserve memutuskan menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya dalam sembilan tahun terakhir.

Xinhua melansir, sebagaimana dikutip dari Antara, Jumat, 18 Desember, bank sentral di Jepang dan Eropa diperkirakan akan melepaskan stimulus lebih lanjut untuk mendorong perekonomian mereka yang melambat.

Sebelumnya, bank sentral AS telah mengumumkan keputusan untuk menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin, menandai akhir dari sebuah era pelonggaran kebijakan moneter yang luar biasa.

Mengingat peningkatan yang cukup besar dalam kondisi-konsisi pasar tenaga kerja tahun ini dan cukup yakin bahwa inflasi akan naik, The Fed memutuskan untuk menaikkan kisaran target suku bunga federal funds menjadi 0,25-0,5 persen.

Para analis mengatakan perbedaan kebijakan antara The Fed dan bank-bank sentral lainnya telah mendorong arus investasi ke Amerika Serikat sehingga mendorong penguatan greenback.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 1,39 persen menjadi 99,233 pada akhir perdagangan. Pada akhir perdagangan di New York, euro turun menjadi 1,0811 dolar AS dari 1,0968 dolar di sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,4884 dolar AS dari 1,5054 dolar pada sesi sebelumnya.

Sementara itu, dolar Australia turun menjadi 0,7117 dolar AS dari 0,7253 dolar. Sedangkan dolar AS dibeli 122,82 yen Jepang, lebih tinggi dari 121,89 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9971 franc Swiss dari 0,9835 franc Swiss dan menguat menjadi 1,3960 dolar Kanada dari  1,3773 dolar Kanada.


(AHL)

Tim Dokter Pastikan Kondisi Setnov Mampu Jalani Sidang

Tim Dokter Pastikan Kondisi Setnov Mampu Jalani Sidang

32 minutes Ago

Terdakwa kasus korupsi ktp-el Setya Novanto menjalani sidang perdana. Dalam sidang tersebut, ti…

BERITA LAINNYA