Kemenperin Optimistis Industri Tumbuh Positif di 2016

Gervin Nathaniel Purba    •    Jumat, 18 Dec 2015 16:05 WIB
perindustriankementerian perindustrian
Kemenperin Optimistis Industri Tumbuh Positif di 2016
Suasana konferensi pers di Kementerian Perindustrian (Foto: MTVN/Gervin Nathaniel Purba)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kementerian Perindustrian (Kemenperin) optimistis pertumbuhan industri akan lebih positif di 2016. Hal ini disebabkan oleh dampak dari paket kebijakan ekonomi yang akan mulai dirasakan pada tahun depan.

Menteri Perindustrian (Menperin) Saleh Husin mengatakan, sektor industri nonmigas diproyeksikan pada tahun depan dapat tumbuh pada kisaran antara 5,7 persen hingga 6,1 persen. Hal ini lantaran didukung oleh peningkatan investasi di kelompok industri tertentu yang terjadi pada 2014 dan 2015.

"Jika upaya-upaya maksimal bisa dilakukan, industri nonmigas diperkirakan bisa tumbuh di atas enam persen," ujar Saleh, dalam paparannya, di Kantor Pusat Kemenperin, Jakarta, Jumat (18/12/2015).

Dirinya menambahkan, pada tahun depan sektor manufaktur diproyeksi dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan industri nonmigas. "Industri kimia, farmasi, dan obat tradisional, lalu industri barang logam, dan peralatan listrik, lalu industri makanan dan minuman, serta industri mesin dan perlengkapan," tuturnya.

Kemudian pertumbuhan yang relatif tinggi diperkirakan terjadi pada kelompok industri kimia, farmasi dan obat tradisional sebesar 8,5 persen hingga 8,7 persen. Lalu industri makanan dan minuman yang diperkirakan tumbuh sekitar 7,4 persen hingga 7,8 persen.

Sedangkan pertumbuhan industri kimia dasar didorong oleh naiknya kebutuhan bahan kimia dari berbagai kelompok industri, seperti industri plastik yang diperkirakan naik sekitar delapan persen dan semen yang diproyeksi naik sekitar 10 persen hingga 14 persen.

"Kenaikan kebutuhan akan membuat permintaan bahan kimia dasar seperti petrokimia akan meningkat," ungkapnya.

Saleh menambahkan, industri barang logam, komputer, barang elektronik, optik dan peralatan listrik diperkirakan dapat tumbuh relatif tinggi sekitar delapan persen hingga 8,2 persen pada 2016. Namun, hanya industri barang logam bukan mesin dan peralatannya diperkirakan akan mempunyai andil paling besar dalam menyumbang pertumbuhan kelompok ini.

"Karena sejak 2011 cenderung mempunyai pertumbuhan nilai tambah yang tinggi," pungkasnya.



(ABD)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

1 week Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA