BPBD Siapkan Tiga Shelter Antisipasi Erupsi Gunung Bromo

Amaluddin    •    Jumat, 18 Dec 2015 16:40 WIB
gunung bromo
BPBD Siapkan Tiga Shelter Antisipasi Erupsi Gunung Bromo
Pemandangan Gunung Bromo, Gunung Batok, dan Gunung Semeri, MI - Ramdani

Metrotvnews.com, Surabaya: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, menyiapkan tiga shelter untuk pengungsian warga setempat bila Gunung Bromo bererupsi. Tiga shelter berjarak sekitar 20 KM dari Kawah Gunung Bromo.

"Ada tiga shelter yang sudah kami siapkan. Shelter 1 untuk lansia, shelter 2 untuk balita dan ibu-ibu, sedangkan shelter 3 untuk umum," kata Kepala BPBD Probolinggo Dwi Joko, saat menerima kunjungan Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf di Desa Dusun Ngadisari, Desa Cemoro Lawang,  Probolinggo, Jumat (18/12/2015). 

Joko mengatakan tiga shelter tersebut berlokasi di Dusun Ngadisari, Desa Cemoro Lawang, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo. Untuk Shelter 1 bertempat di Aula Grand Bromo, shelter 2 di SD Sukapura 1, dan shelter 3 bertempat di SMA 1 Sukapura. 

Selain itu, kata dia, pihaknya mengaku juga telah menyiapkan jalur evakuasi.  Beberapa jalan di sekitar lereng Gunung Bromo juga telah disiapkan sejumlah papan nama yang bertuliskan Jalur Evakuasi. 

"Petunjuk arah ini guna mempermudah warga saat evakuasi, sebagai penuntun warga untuk menuju lokasi pengungsian," jelasnya. 

Hingga saat ini, data terakhir dari BPBD Provinsi Jawa Timur visual Gunung Bromo cerah-mendung dan angin tenang. Tinggi asap sekitar 900 meter dari puncak kawah. Asap bertiup ke utara-timur laut. Sedangkan Tremor 1-2 Milimeter dengan dominan 8 Milimeter. Status masih Siaga. 

Menurut Joko, status siaga dan aktivitas Gunung Bromo belum terlihat mengalami erupsi yang berbahaya maka belum ada tindakan evakuasi penduduk."Kami setiap hari meonitor terus aktifitas Gunung Bromo, namun sampai saat ini masih ama-aman saja kami pantau terus," kata dia.

Tak hanya Kabupaten Probolinggo, tiga daerah lainnya seperti Kabupaten Malang, Kabupaten Pasuruan, dan Kabupaten Lumajang juga berpotensi terdampak erupsi Gunung Bromo. Kata Joko, pihaknya sudah berkoordinasi dengan tiga kabupaten tersebut untuk kontijensi bencana. 

"Bahkan saat ini tiga daerah tersebut telah meletakkan titik evakuasi dalam radius 20 kilometer dari kawah Gunung Bromo," kata Joko.


(RRN)