Pegawai KPK: Ruki Segera Berlalu, Widjojanto Tetap di Hati

Achmad Zulfikar Fazli    •    Jumat, 18 Dec 2015 18:24 WIB
kpk
Pegawai KPK: Ruki Segera Berlalu, Widjojanto Tetap di Hati
Seorang warga melintas di depan mural #Save KPK di Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta, Jumat 26 Juni 2015. Foto: MI/Galih Pradipta

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi sudah punya pimpinan baru. Dengan berakhirnya era pimpinan periode 2011-2015, masalah yang menerpa KPK diyakini selesai.

Bagi Ketua Wadah Pegawai KPK Faisal, salah satu masalah di lembaga antikorupsi adalah Pelaksana Tugas Pimpinan Taufiequrachman Ruki (TR). Karena sudah ada pimpinan baru, Ruki dianggap segera berlalu dari kantor KPK.

"Yakinlah kawan-kawan badai pasti akan berlalu dari KPK. Pak TR akan berlalu dari KPK," kata Faisal di hadapan pegawai KPK saat melepas kepergian Bambang Widjojanto di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (18/12/2015).

Widjojanto, salah seorang pimpinan KPK periode 2011-2015. Presiden Joko Widodo menonaktifkan Widjojanto dari tugas di KPK setelah menjadi tersangka kasus dugaan memobilisasi saksi dalam persidangan.

Meski demikian, tak menyurutkan kecintaan pegawai KPK kepada mantan pengacara di Lembaga Bantuan Hukum Jakarta itu. Menurut Faisal, pegawai KPK tidak melepas Widjojanto sepenuhnya.

"Dia selalu ada di hati kami. Pak BW sebagai pemimpin juara, yang abadi," ujar dia.

Pimpinan KPK periode 2015-2019, yakni Agus Rahardjo, Basaria Pandjaitan, Alexander Marwata, Laode Muhamad Syarif, dan Saut Situmorang. Mereka dipilih secara voting oleh anggota Komisi III DPR, Kamis malam 17 Desember.

Ruki kembali masuk KPK pada 18 Februari, menggantikan Abraham Samad yang terseret kasus pemalsuan dokumen. Pegawai KPK tidak terlalu suka dengan kepemimpinan purnawiran Polri itu.

Hal itu terlihat dari tiga karangan bunga yang dikirim karyawan KPK ke kantor KPK, 4 Mei. Tulisan di bunga itu menyindir Ruki dan menyanjung Samad, Widjojanto, dan penyidik senior KPK Novel Baswedan.

Bunyi tulisan tersebut, yakni:

"Terima kasih pimpinan KPK atas aksi panggungnya. Kalian pahlawan sinergitas. Kami menunggu dagelan selanjutnya"

"Kami bangga pada AS, BW, dan Novel. Kalian orang berani! KPK bukan pengecut yang cuma bisa kompromi"

"Teruntuk pimpinan KPK, para pemberani yang selalu (Tidak) menepati janji".


(TRK)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

1 week Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA