Gelombang Tinggi, BMKG: Nelayan Jangan Melaut

Dhana Kencana    •    Jumat, 18 Dec 2015 18:58 WIB
cuaca buruk
Gelombang Tinggi, BMKG: Nelayan Jangan Melaut
Petugas BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memantau pergerakan gelombang air laut. Foto: Metrotvnews.com/Dhana Kencana

Metrotvnews, Semarang: Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang tidak merekomendasikan nelayan di wilayah pesisir Laut Jawa pergi melaut. Sebab, gelombang tinggi 2,5 meter hingga 4,0 meter berpeluang terjadi di perairan utara Jawa Tengah dan Jawa Timur. Selain itu juga terjadi di Laut Jawa bagian barat dan tengah, serta perairan selatan Kalimantan.

“Semua aktivitas kelautan, terutama penyeberangan berbahaya. Karena kecepatan angin juga mencapai 2-27 knot,” kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang, Ganis Erutjahjo, Jumat (18/12/2015).

Dilaporkan oleh BMKG, bahwa situasi tinggi gelombang yakni di perairan Kalimantan Tengah 0,25 - 2,7 meter, di perairan Laut Jawa bagian tengah 1,5 - 3,0 meter, perairan Kepulauan Karimunjawa 0,75 - 2,5 meter, dan perairan utara Jawa Tengah 0,75 - 2,5 meter. Gelombang tinggi tersebut secara otomatis juga akan berpengaruh pada sejumlah jalur pelayaran ke Sampit, Kumai, Pontianak, dan Banjarmasin.

Sementara itu, untuk curah hujan diperkirakan akan cenderung turun. Meski demikian, tetap berpotensi turun hujan dengan jangka waktu yang panjang dan intesitas curah hujannya ringan dan sedang.



(UWA)

Kasus KTP-El, Anggota DPR Markus Nari Ditahan KPK

Kasus KTP-El, Anggota DPR Markus Nari Ditahan KPK

2 weeks Ago

Jakarta: KPK menahan anggota DPR dari Fraksi Golkar Markus Nari, Senin, 1 April 2019. Markus me…

BERITA LAINNYA